Korlantas Polri Sebut Telah Memutar Balik 1.500 Kendaraan Menjelang Idul Adha

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara kendaraan dari arah jalur pantura putar balik menuju tempat pengecekan dokumen perjalanan di pintu exit Tol Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat 16 Juli 2021. Polda Jawa Tengah memberlakukan penutupan 27 pintu keluar tol di wilayah Jawa Tengah dengan melakukan putar balik dan penyekatan kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen perjalanan kendaraan non esensial dan non kritikal guna membatasi mobilitas masyarakat dalam mencegah laju penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

    Foto udara kendaraan dari arah jalur pantura putar balik menuju tempat pengecekan dokumen perjalanan di pintu exit Tol Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat 16 Juli 2021. Polda Jawa Tengah memberlakukan penutupan 27 pintu keluar tol di wilayah Jawa Tengah dengan melakukan putar balik dan penyekatan kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen perjalanan kendaraan non esensial dan non kritikal guna membatasi mobilitas masyarakat dalam mencegah laju penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

    TEMPO.CO, JakartaKorlantas Polri melakukan upaya hukum memutar kembali ke wilayah asal 1.500 kendaraan pribadi yang tidak memenuhi syarat melakukan perjalanan pada masa PPKM Darurat menuju Jawa menjelang Idul Adha 1442 Hijriah.

    Kepala Korlantas Inspektur Jenderal Istiono saat meninjau posko penyekatan PPKM Darurat di KM 31 Tol Jakarta-Cikampek, Senin malam, 19 Juli 2021, mengatakan bahwa terjadi peningkatan mobilitas kendaraan selama dua hari terakhir ini.

    "Untuk pribadi, lebih kurang 1.500 kendaraan 2 hari ini yang sudah kami putar balikkan," ujar Istiono dikutip dari keterangan tertulis Korlantas Polri.

    Kendaraan-kendaraan tersebut terpaksa diputar balik, kata dia, lantaran tak memenuhi persyaratan perjalanan. Selain kendaraan pribadi, ada pula kendaraan umum yang ditindak oleh petugas di lapangan. "Kendaraan umum ini lebih kurang 96 kendaraan juga kami putar balikkan karena tidak memenuhi persyaratan," ujarnya.

    Kendati demikian Istiono memastikan kondisi lalu lintas selama pelaksanaan PPKM Darurat berjalan kondusif dan terkelola dengan baik. Korlantas Polri, kata dia, meningkatkan pengawasan mobilitas kendaraan menjelang Idul Adha 1442 Hijriah dengan menambah jumlah penyekatan sebanyak 1.038 lokasi, tersebar dari Lampung, Jawa, hingga Bali.

    Lokasi penyekatan tersebut terdapat di tol, non-tol, dan pelabuhan. "Titik-titik penyekatan yang semula juga 998 titik di PPKM ini, kemudian pada Idul Adha ditingkatkan lagi menjadi 1.038," katanya.

    Istiono memastikan pihaknya bakal berupaya maksimal melakukan penyekatan, terutama di daerah-daerah penyangga. Namun, dia menekankan agar semua pihak saling mematuhi protokol kesehatan.

    "Yang terpenting sebetulnya adalah kepatuhan di sektor esensial dan nonesensial. Kepatuhan dan peran serta semua stakeholder potensi masyarakat yang paling ujung untuk patuh dan taat terhadap aturan-aturan yang pemerintah tetapkan," ujar Istiono.

    Korlantas Polri mencatat selama masa PPKM darurat, 3 hingga 17 Juli, ada 730.000 kendaraan yang diputarbalikkan karena tidak memenuhi syarat perjalanan.

    Baca Juga: Korlantas Perluas Titik Penyekatan Antisipasi Libur Idul Adha


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.