Ma'ruf Amin Minta Pemotongan Hewan Kurban Idul Adha di RPH

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan pidato sambutan dalam acara Pengenalan Kampus Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya Jakarta, Senin, 31 Agustus 2020. Kredit: Asdep KIP Setwapres

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan pidato sambutan dalam acara Pengenalan Kampus Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya Jakarta, Senin, 31 Agustus 2020. Kredit: Asdep KIP Setwapres

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin meminta pemotongan hewan kurban Idul Adha dilakukan di rumah potong hewan (RPH). Langkah itu untuk mencegah kerumunan pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Darurat.

    Wapres meminta seluruh ulama, kiai, dan tokoh agama di daerah untuk menyosialisasikan kepada umat Islam agar imbauan tersebut terlaksana.
    "Hal ini merupakan tanggung jawab kita sebagai ulama yang memang memiliki tugas untuk itu," ujar Ma'ruf Amin, Ahad, 18 Juli 2021.

    Warga yang berhak menerima hewan kurban, kata dia, diminta untuk tinggal di rumah menunggu pemberian hewan kurban. Pendistribusian hewan kurban harus dilakukan oleh petugas dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

    Ihwal ketentuan pemotongan dan pendistribusian hewan kurban, Wapres akan berkoordinasi dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Ahad Minggu malam ini.

    Sebelumnya, Wapres Ma'ruf Amin meminta para ulama dan kepala daerah berdiskusi tentang penyesuaian pelaksanaan ibadah pada masa PPKM darurat. Ia meminta para ulama dan tokoh agama Islam untuk tidak memaksakan pelaksanaan ibadah Idul Adha 2021 di masjid dan ruang publik selama PPKM darurat.

    "Saya minta jangan sampai (salat berjamaah). Karena ada beberapa daerah yang emosional tetap ingin mengadakan Salat Id (Idul Adha) di lapangan, karena itu sangat berbahaya," kata Ma'ruf Amin.

    Baca juga: Polri Dirikan Pos Sekat Tekan Pemudik Idul Adha


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.