Bupati Bogor Sebut Warganya di Kampung Sulit Patuhi Protokol Kesehatan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pascaviral video penelentaran pasien Covid dan Ibu Hamil, Bupati Bogor langsung Sidak dan Introgasi Kepala dan Staff Puskesmas Situ Udik, Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Sabtu, 10 Juli 2021. dok. Diskominfo

    Pascaviral video penelentaran pasien Covid dan Ibu Hamil, Bupati Bogor langsung Sidak dan Introgasi Kepala dan Staff Puskesmas Situ Udik, Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Sabtu, 10 Juli 2021. dok. Diskominfo

    TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan tingkat kepatuhan warganya di kampung-kampung terhadap protokol kesehatan masih rendah. 

    “Di kampung-kampung ini sulit sekali. Mereka biasanya berpendapat di kampung enggak ada corona,” kata Ade dalam diskusi Polemik Trijaya, Sabtu, 17 Juli 2021.

    Ade mengatakan, masyarakat di kampung umumnya tidak menyadari bahwa virus corona bisa datang dari warga kota yang ke kampung. Untuk mengatasi hal tesebut, Ade mengaku sudah menggalakkan sosialisasi protokol kesehatan dengan membentuk RT dan Desa Siaga. 

    Satuan tugas Covid-19 juga dibentuk dari tingkat kabupaten hingga RT/RW. Kemudian menaikkan insentif RT/RW agar bisa membantu pemerintah menertibkan masyarakat supaya mematuhi protokol kesehatan. 

    Adapun di perkotaan, Bupati Bogor Ade menilai tingkat kepatuhan mereka sudah mencapai 50 persen, meski mobilitas masih cukup tinggi di daerah yang berbatasan dengan Jakarta dan Tangerang Selatan.

    Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal Ganip Warsito sebelumnya juga menyampaikan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan menurun di awal Juli.

    Dari data Satgas dalam sepekan terakhir pada 7 Juli lalu, masih ada 36 kabupaten/kota tingkat kepatuhan menggunakan maskernya masih di bawah 60 persen. 45 kabupaten/kota tingkat kepatuhannya ada di kisaran 61 hingga 75 persen, 92 kabupaten/kota di kisaran 76-90 persen. Ada 171 kabupaten/kota yang tingkat kepatuhannya 91-100 persen.

    Sedangkan untuk protokol kesehatan menjaga jarak, sebanyak 40 kabupaten/kota tingkat kepatuhannya masih di bawah 60 persen. Ada 49 kabupaten/kota tingkat kepatuhannya ada di kisaran 101 hingga 75 persen, dan 92 kabupaten/kota di kisaran 76-90 persen. Kemudian ada 154 kabupaten/kota yang kepatuhannya 91-100 persen.

    FRISKI RIANA

    Baca juga: Hadapi Pandemi Covid-19, Muhadjir Sebut Indonesia dalam Situasi Darurat Militer


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.