Dampak PPKM Darurat, Risma Minta Anak Buahnya Bersiap Perbanyak Dapur Umum

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Tri Rismaharini, saat meninjau dapur umum.

    Menteri Sosial Tri Rismaharini, saat meninjau dapur umum.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Tri Rismaharani atau Risma meminta anak buahnya di Kementerian Sosial bersiap memperbanyak dapur umum untuk membantu masyarakat di tengah PPKM Darurat.

    Direktur Jendral Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat mengatakan perintah ini datang setelah Kementerian melihat banyak masyarakat yang membutuhkan makanan di berbagai daerah.

    “Sekarang Ibu (Risma) juga sudah mengarahkan provinsi-provinsi lain yang juga mempunyai balai untuk mempersiapkan diri. Tapi ini tergantung asesmen nanti, apakah daerah itu sudah sangat membutuhkan sekali untuk menyiapkan makanan siap saji tersebut,” kata Harry, Rabu, 15 Juli 2021. 

    Saat ini, Kementerian Sosial telah membuka tujuh dapur umum berbasis Unit Pelayanan Teknis (UPT). Yaitu di Halaman Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, di halaman Convention Hall Surabaya, Balai Besar Prof. DR. Soeharso Solo, Balai Wyata Guna Bandung, Balai Ciung Wanara Bogor, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional III Yogyakarta, Balai Mahatmiya Tabanan Bali, dan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Klaten.

    Makanan siap saji ini untuk mencukupi kebutuhan makanan bagi tenaga kesehatan, petugas penjaga penyekatan PPKM di sekitar DKI. “Bahkan juga untuk petugas pemakaman dan juga sebagian warga yang isolasi mandiri,” ujar Harry.

    Sebelumnya, Risma mengatakan dapur umum merupakan salah satu bentuk dukungan Kementerian Sosial selama penerapan PPKM darurat. Dapur umum tidak hanya merupakan dukungan terhadap masyarakat terdampak pandemi. Namun, juga strategi untuk menggugah dan membangunkan partisipasi sosial masyarakat.

    Baca juga: Kementerian Sosial Jelaskan Maksud Risma Ancam Mutasi PNS ke Papua


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.