Indonesia Dapat 50 Juta Vaksin Pfizer dari BioNTech

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis menunjukan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech COVID-19. Badan Obat Norwegia (NMA) mengatakan hasil otopsi terhadap 13 jenazah menunjukkan bahwa efek samping umum vaksin covid-19  REUTERS/Andreas Gebert

    Petugas medis menunjukan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech COVID-19. Badan Obat Norwegia (NMA) mengatakan hasil otopsi terhadap 13 jenazah menunjukkan bahwa efek samping umum vaksin covid-19 REUTERS/Andreas Gebert

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan mengatakan Indonesia mendapatkan 50 juta dosis vaksin Pfizer dari BioNTech SE. Kesepakatan ini tertuang dalam kerja sama Kementerian Kesehatan dengan PT Pfizer Indonesia dan BioNTech SE. 50 juta dosis vaksin ini akan diberi nama BNT 162b2.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyambut baik kerja sama pengadaan Pfizer di Indonesia. Vaksin tersebut menjadi salah satu yang digunakan untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

    “Saya ucapkan terima kasih atas kerja samanya dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 di Indonesia. Dengan bertambahnya stok vaksin 50 juta dosis merk Pfizer ini diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi di Indonesia,” kata Budi Gunadi lewat keterangan tertulis pada Kamis, 14 Juli 2021.

    PT Pfizer Indonesia dan BioNTech SE menyediakan 50 juta dosis Vaksin Covid-19 setelah mendapat izin penggunaan kondisi darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

    Pfizer dan BioNTech menargetkan memproduksi 3 miliar dosis vaksin Covid-19 secara global sampai dengan akhir 2021.

    Uji klinis BNT 162b2 Tahap 3 dikembangkan berdasarkan teknologi messenger RNA (mRNA) milik BioNTech, yang dimulai pada akhir Juli 2020. Pendaftaran produk vaksin ini diselesaikan pada Januari 2021 dengan lebih dari 46,000 peserta. Peserta terus dimonitor untuk perlindungan dan keamanan jangka panjang selama 2 tahun setelah penyuntikan dosis kedua.

    Country Manager PT Pfizer Indonesia, Stephen Leung mengapresiasi kerja sama yang telah dijalin antara mereka, BioNTech, dan Kementerian Kesehatan RI.

    “Perjanjian ini merupakan sebuah langkah penting untuk menghadirkan vaksin COVID-19 untuk melindungi kesehatan masyarakat di Indonesia, memulihkan perekonomian, dan mempercepat kembalinya kehidupan normal bagi masyarakat Indonesia,” katanya

    Sementara itu, Chief Business and Chief Commercial Officer BioNTech, Sean Marett berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas dukungan dan kepercayaannya  menggunakan vaksin Pfizer. “Tujuan kami adalah menyediakan suplai vaksin Covid-19 yang dapat diterima dan efektif bagi banyak orang di seluruh dunia, secepat mungkin,” ucap Marett.

    Baca juga: Kasus Naik, Pakar Isarel Sebut Vaksin Pfizer Kurang Efektif Lawan Varian Delta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.