Jokowi Dukung Vaksinasi Covid-19 dari Rumah ke Rumah yang Digelar BIN

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pengunjung kafe di kawasan Jalan Langkai, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu 26 Juni 2021 malam. Pemerintah Kota Palangkaraya melakukan sistem 'jemput bola' vaksinasi dari kafe ke kafe bagi masyarakat berusia di atas 18 tahun guna mempercepat target vaksinasi serta memutus rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Makna Zaezar

    Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pengunjung kafe di kawasan Jalan Langkai, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu 26 Juni 2021 malam. Pemerintah Kota Palangkaraya melakukan sistem 'jemput bola' vaksinasi dari kafe ke kafe bagi masyarakat berusia di atas 18 tahun guna mempercepat target vaksinasi serta memutus rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Makna Zaezar

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendukung program vaksinasi Covid-19 dari rumah ke rumah. Program itu, kata dia, bagus karena dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

    "Saya kira program dari rumah ke rumah ini bagus sekali. Terima kasih juga untuk Ketua RT yang juga telah ikut berpartisipasi mendorong warganya agar ikut vaksinasi," kata Jokowi saat berdialog dan meninjau acara vaksinasi untuk pelajar dan vaksinasi dari rumah ke rumah yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) melalui konferensi video pada Rabu, 14 Juli 2021.

    BIN turut menggelar program vaksinasi dari rumah ke rumah dengan mengikutsertakan tenaga medis. Salah satunya dengan mengirim tenaga medis ke perumahan di Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo.

    Deputi Bidang Intelijen Luar Negeri BIN, Mayor Jenderal TNI Agoes Joesni, mengatakan vaksinasi ini dilaksanakan dengan tujuan mencari dan mendeteksi masyarakat yang berkeinginan untuk segera mendapatkan vaksin tetapi terhambat jarak atau administrasi lainnya.

    "Ternyata jumlahnya lumayan banyak, di RT 06 ada 400 warga. Sebanyak 200 orang sudah vaksin, sedangkan 200 lainnya masih kami cari satu per satu yang berniat untuk di vaksin,” ujar Agoes.

    Ia juga melaporkan bahwa dengan adanya program vaksinasi dari rumah ke rumah, BIN berkesempatan untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat berupa sembako dan vitamin secara lengkap. Selain itu, lewat vaksinasi Covid-19 door to door, BIN sekaligus mendata masyarakat yang memiliki penyakit bawaan. "Di RT 06 ini ternyata sebagian besar masyarakat penyakitnya hipertensi dan diabetes. Ini yang menghalangi beberapa orang tidak bisa melaksanakan vaksinasi," kata dia.

    Baca juga: Kronologi Vaksin Berbayar: Dari Rapat di Kantor Airlangga, Dibawa ke Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.