Saat Jokowi Jawab Keinginan Pelajar yang Ingin Segera Belajar Tatap Muka

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi tinjau langsung vaksinasi massal di Stadion Pakansari, Cibinong. Dalam kesempatan ini, Jokowi berjanji kepada Bupati Bogor akan memenuhi kebutuhan vaksin di wilayahnya. Cibinong, Kabupaten Bogor. Kamis, 17 Juni 2021. TEMPO/M.A MURTADHO

    Jokowi tinjau langsung vaksinasi massal di Stadion Pakansari, Cibinong. Dalam kesempatan ini, Jokowi berjanji kepada Bupati Bogor akan memenuhi kebutuhan vaksin di wilayahnya. Cibinong, Kabupaten Bogor. Kamis, 17 Juni 2021. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau secara daring pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serentak di 14 Provinsi, terhadap pelajar SMP dan SMA, Rabu, 14 Juli 2021, dari Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Dalam salah satu dialog dengan para siswa, Jokowi ditanyai soal pembelajaran tatap muka.

    "Izin bertanya, Pak, untuk program vaksinasi pada pelajar ini apakah ada kemungkinan untuk pembelajaran tatap muka, Pak? Karena kami sangat rindu belajar di sekolah, Pak," tanya Ayu Lestari, siswi dari SMA Negeri 1 Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

    Ayu mengatakan pemahaman lewat belajar di sekolah langsung lebih lengkap. Apalagi dalam pembelajaran daring, kerap muncul masalah gangguan jaringan saat penjelasan guru. Hal ini membuat ia kesulitan menangkap maksud guru.

    Menjawab pertanyaan Ayu, Jokowi menjelaskan bahwa sebelumnya pemerintah memang memiliki rencana untuk membuka sekolah tatap muka secara terbatas pada bulan Juli ini. Namun, angka kasus Covid-19 yang meningkat akhir-akhir ini, membuat pemerintah menunda rencana tersebut.

    Jokowi pun mengaku paham keinginan para siswa untuk sekolah tatap muka dan bertemu teman-temannya. Namun ia mengatakan saat ini statusnya Indonesia masih harus waspada terhadap penyebaran Covid-19.

    "Kita semuanya harus hati-hati karena penyebaran Covid-19 ini masih terjadi, tidak hanya di negara kita tapi juga di negara-negara lain di seluruh dunia. Sehingga ya kita ngerem dulu untuk belajar tatap muka," ujar Jokowi.

    Jokowi pun berjanji jika nanti angka kasus Covid-19 telah mereda, maka opsi untuk membuka kembali pembelajaran tatap muka di seluruh sekolah di Tanah Air juga bisa dilakukan. Untuk saat ini, ia meminta para siswa tetap semangat belajar secara daring.

    "Yang paling penting Ayu dan teman-teman semuanya terus semangat belajar, jangan kendur. Kalau ada hal yang ingin ditanyakan saat belajar online, tanyakan kepada bapak ibu gurumu. Salam untuk seluruh guru yang ada SMAN 1 Tanjung Pinang dan juga kepada orang tua. Terima kasih Ayu," kata Jokowi.

    Tak hanya Ayu, pada kesempatan tersebut keinginan yang sama diungkap pelajar lain. Hampir seluruhnya merasakan kerinduan untuk bersekolah secara tatap muka. Meski begitu, Jokowi mengingatkan agar protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

    "Tapi hati-hati kalau sudah diperbolehkan sekolah tatap muka, belajar tatap muka, tetap pakai masker ya, kemudian jaga jarak dengan teman, jangan berkerumun. Kita harus mulai disiplin semuanya anak-anakku karena pandemi ini belum berakhir. Salam untuk orang tua dan guru," kata Jokowi.

    Vaksinasi bagi para pelajar tingkat SMP dan SMA digelar pada Rabu, 14 Juli 2021, di 14 SMP dan 14 SMA yang tersebar di 14 provinsi yang menjadi episentrum Covid-19. SMP yang menjadi tempat vaksinasi tersebut yaitu SMPN 103 Jakarta, SMPN 2 Bandung, SMPN 3 Semarang, SMPN 1 Jayapura, SMP Budi Utama Yogyakarta, SMPN 1 Surabaya, SMPN 40 Makassar, SMPN 11 Medan, SMPN 1 Batang Anai, SMPN 13 Pekanbaru, SMPN 5 Balikpapan, SMPN 4 Tanjung Pinang, SMPN 9 Denpasar, dan SMPN 11 Kota Tangerang Selatan.

    Sementara itu, SMA yang menjadi tempat vaksinasi bagi para siswa SMA yaitu SMAN 39 Jakarta, SMAN 5 Bandung, SMAN 1 Semarang, SMAN 1 Jayapura, SMAN 1 Teladan Yogyakarta, SMAN 5 Surabaya, SMKN 10 Makassar, SMAN 1 Medan, SMAN 1 Batang Anai, SMAN 1 Pekanbaru, SMKN 1 Balikpapan, SMAN 1 Tanjung, SMAN 5 Denpasar, dan SMAN 1 Kota Tangerang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.