Ini Pernyataan Risma yang Ancam Mutasi ASN Kementerian Sosial ke Papua

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Tri Rismaharini saat meninjau aktivitas dapur umum Kementerian Sosial di Convention Hall, Surabaya pada Sabtu, 10 Juli 2021.

    Menteri Sosial Tri Rismaharini saat meninjau aktivitas dapur umum Kementerian Sosial di Convention Hall, Surabaya pada Sabtu, 10 Juli 2021.

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma mengancam ASN Kementerian Sosial yang tak cekatan saat membantu di dapur umum untuk dipindahkan ke Papua.

    "Sekarang saya nggak mau lihat seperti ini, kalau saya lihat lagi, saya pindahkan ke Papua, saya nggak bisa mecat kalau enggak ada salah, tapi saya bisa pindahkan ke Papua sana teman-teman," kata Risma di Balai Wyataguna, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa, 13 Juli 2021.

    Hari ini, Mensos mengunjungi Balai Wyataguna untuk melihat dapur umum di sana. Ia melihat dapur ini hanya dikerjakan oleh dari Tagana dan petugas lainnya. Sementara ia melihat ASN Kementerian Sosial hanya bekerja di dalam kantornya masing-masing.

    "Jadi jangan pisah-pisahkan, kalau aku bikin (dapur umum) di sini berarti itu Kementerian Sosial, bukan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, sehingga tidak ada yang nongol, ini Kementerian Sosial, kok masih dikotak-kotakan kaya gitu," katanya.

    Menurut dia, seluruh unsur yang bekerja di lingkungan sosial perlu meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap kondisi yang dialami rakyat kecil saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

    Mantan Wali Kota Surabaya menilai dapur umum yang dibuat untuk melayani kebutuhan makanan masyarakat belum tentu bisa berjalan optimal apabila para ASN masih fokus dengan pekerjaanya masing-masing. "Masyarakat di sana nggak bisa makan karena nggak boleh jualan, nggak boleh aktivitas, tapi kalau kerjanya (dapur umum) kaya gitu, ya mana bisa," katanya.

    Ia menargetkan dapur umum di Wyataguna itu dapat memproduksi 2.000 paket makanan untuk dibagikan ke berbagai elemen masyarakat di wilayah Bandung Raya, termasuk bagi warga yang sedang melakukan isolasi mandiri. "Kalau ada warga yang isolasi mandiri minta, kita layani saja, jadi layani aja semua," kata Risma.

    Baca juga: Gelar Doa Bersama, Risma Harap Pandemi Berakhir


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.