Katib Aam PBNU Yahya Staquf Bicarakan Perdamaian Global Saat Melawat ke Amerika

Reporter

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Yahya Cholil Staquf, baru dilantik di Istana Negara, Jakarta, 31 Mei 2018. Tempo / Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Katib Aam PBNU  Yahya Staquf akan membicarakan soal perdamaian global di tengah pandemi Covid-19 saat melawat ke Amerika Serikat. Walaupun dibayang-bayangi pandemi, kata Yahya, masyarakat internasional tidak dapat menunda upaya mencari jalan keluar dari berbagai masalah yang tidak kalah mendesaknya, terutama terkait dengan ancaman konflik yang makin membahayakan di tingkat lokal, regional, dan global.

Dalam keterangannya Senin, 12 Juli 2021, Yahya mengatakan dia diminta terlibat dalam pembicaraan menyangkut agenda IF20 (Inter Faith 20), yaitu agenda sandingan dalam KTT G-20 yang akan digelar pada September mendatang di Bologna, Italia.

Sebagai wakil dari Gerakan Global Islam untuk Kemanusiaan (Humanitarian Islam), Yahya akan menggelar KTT bersama Komunitas Masjid Muhammad atau dikenal juga sebagai The Nation’s Mosque, yaitu komunitas Muslim Afro-Amerika yang nenek moyang mereka diperbudak di Amerika sekian abad yang lalu.

KTT itu bertajuk Building a Global Alliance Founded Upon Shared Civilizational Values (membangun aliansi global berdasarkan nilai-nilai keadaban bersama). "Selain itu, (kami) juga mengikuti WEA (World Evangelical Alliance), organisasi Evangelis Internasional dengan pengikut lebih dari 600 juta orang di 140 negara," kata Yahya.

Agenda berikutnya yang diikuti Yahya ialah KTT IRF (International Religious Freedom Summit) selama 3 hari dan menyampaikan pidato pada salah satu plenonya dengan topik The Rising Tide of Religious Nationalism (pasang naik nasionalisme religius).

Di sela kegiatannya tersebut, ulama yang akrab disapa Gus Yahya itu juga dijadwalkan bertemu dengan sejumlah senator Amerika, yaitu Mitt Romney, Benjamin Sasse, dan Thomas Cotton. Yahya juga akan berbagi panel dengan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Michael Pompeo yang pernah berkunjung ke Jakarta atas undangan Gerakan Pemuda Ansor pada bulan Oktober tahun lalu.

Kunjungan itu dilaksanakan saat kegiatan konferensi oleh Hudson Institute, salah satu think tank terbesar di Amerika untuk mendiskusikan masalah-masalah terkait dengan stabilitas kawasan Indo-Pasifik. "Saya akan mengusung gagasan-gagasan yang bersumber dari idealisme Nahdlatul Ulama, nilai-nilai Pancasila, serta pokok-pokok pikiran dalam Pembukaan UUD Tahun 1945," kata Yahya.

Yahya Staquf  menuturkan visi kemanusiaan dalam idealisme NU dan fondasi NKRI mengandung inspirasi yang sangat dibutuhkan untuk mencari jalan keluar dari ancaman destabilisasi global yang paling berbahaya dewasa ini, yaitu konflik antar-identitas, baik etnik, agama, maupun ideologi sekuler.

Baca Juga: Yahya Staquf: Pidato Saya Ditolak American Jewish Committee






Harlah Satu Abad, NU Depok Bukan Emprit Lagi

1 hari lalu

Harlah Satu Abad, NU Depok Bukan Emprit Lagi

Ketua PCNU Kota Depok itu meminta agar seluruh kader bergembira karena menjadi saksi sejarah perayaan satu abad NU.


Peringatan Satu Abad NU, 11 Ribu Kader Depok Gelar Apel Akbar

1 hari lalu

Peringatan Satu Abad NU, 11 Ribu Kader Depok Gelar Apel Akbar

Ribuan kader Nahdlatul Ulama (NU) Depok menggelar apel akbar dalam rangka memperingati satu abad NU


Alquran Dibakar, Gus Yahya Staquf: Rasmus Paludan Berbuat Sia-sia

2 hari lalu

Alquran Dibakar, Gus Yahya Staquf: Rasmus Paludan Berbuat Sia-sia

Gus Yahya menilai Rasmus Paludan orang putus asa yang hilang akal karena melihat kekalahan tak terhindarkan dari kesombongan identitasnya sendiri.


Berapa Lama Perbedaan Waktu Indonesia dengan Amerika? Ini Penjelasannya

2 hari lalu

Berapa Lama Perbedaan Waktu Indonesia dengan Amerika? Ini Penjelasannya

Perbedaan waktu antara Indonesia dengan Amerika cukup jauh hingga lebih dari 10 jam karena perbedaan letak astronomis.


Polisi Amerika Menahan Perempuan yang Diduga Menikam Mahasiswa Arab Saudi hingga Tewas

3 hari lalu

Polisi Amerika Menahan Perempuan yang Diduga Menikam Mahasiswa Arab Saudi hingga Tewas

Selain membunuh, terduga pelaku juga didakwa mencuri barang-barang milik mahasiswa Arab Saudi itu.


Apa itu Talak? Pengertian, Jenis, dan Hukumnya dalam Islam

4 hari lalu

Apa itu Talak? Pengertian, Jenis, dan Hukumnya dalam Islam

Informasi seputar apa itu talak, pengertian, hukum, ketentuan, dan jenisnya dalam agama Islam berdasarkan waktu serta cara pengucapannya.


Ketua PBNU Minta Umat Islam tidak Terprovokasi Pembakaran Alquran di Swedia

6 hari lalu

Ketua PBNU Minta Umat Islam tidak Terprovokasi Pembakaran Alquran di Swedia

Politikus sayap kanan, Rasmus Paludan, membakar salinan Alquran dalam demonstrasi menolak Swedia bergabung NATO dan protes terhadap Turki


Empat Alasan Utama Badai PHK di Amerika Terus Berlanjut

7 hari lalu

Empat Alasan Utama Badai PHK di Amerika Terus Berlanjut

Pengamat dari Celios, Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan PHK di Amerika Serikat akan terus berlanjut. Ada empat penyebab.


PHK di Amerika Bulan Ini Mencapai 60 Ribu, Google dan Microsoft Pangkas Karyawan

7 hari lalu

PHK di Amerika Bulan Ini Mencapai 60 Ribu, Google dan Microsoft Pangkas Karyawan

Sekitar 60.000 karyawan di Amerika Serikat terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari 2023.


Mahfud Sebut Dakwah yang Lentur dan Dekat dengan Budaya Lokal Jadi Kunci NU Bertahan 100 Tahun

8 hari lalu

Mahfud Sebut Dakwah yang Lentur dan Dekat dengan Budaya Lokal Jadi Kunci NU Bertahan 100 Tahun

Mahfud MD mengatakan dakwah yang lentur dan mampu menyesuaikan kebutuhan masyarakat menjadi kunci bagi Nahdlatul Ulama (NU)