Jaga Stok Obat Covid-19, Kemenkes Impor 150 Ribu Vial Remdesivir

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga saat membeli obat dan vitamin di Pasar Pramuka, Jakarta, Senin, 28 Juni 2021. Meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 membuat penjualan vitamin di Pasar Pramuka meningkat 40-50 persen. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Warga saat membeli obat dan vitamin di Pasar Pramuka, Jakarta, Senin, 28 Juni 2021. Meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 membuat penjualan vitamin di Pasar Pramuka meningkat 40-50 persen. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan beberapa jenis obat terapi Covid-19 yang diimpor akan mulai masuk ke Indonesia secara bertahap pada pekan ini. “Kita sudah mendapatkan jatah impor 150 ribu vial Remdisivir yang akan masuk bertahap mulai minggu ini,” kata Budi dalam konferensi pers, Senin, 12 Juli 2021.

    Selain itu, pemerintah juga mendapat jatah 3.000 Actemra. Budi mengatakan, Actemra masih terbatas karena diproduksi di perusahaan Swiss. Baik Remdesivir maupun Actemra, kata Budi, banyak direbutkan sejumlah negara di dunia. 

    Obat terapi Covid-19 lainnya, seperti Oseltamivir, Azitromisin, dan Favipiravir tidak ada masalah karena dapat diproduksi dalam negeri. Menurut dia, kendala yang dihadapi saat ini adalah distribusi. Ia berjanji akan mengatasi masalah tersebut bersama para distributor farmasi.

    “Kita imbau mereka segera melepaskan stok di masyarakat, apotek dan RS agar masyarakat bisa mendapatkan akses obat tersebut dengan harga yang wajar,” kata Budi Gunadi.

    Pelaksana tugas Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Arianti Anaya, merinci stok obat terapi Covid-19 yang saat ini ada. Ia menyebut Oseltamivir kapsul ada 11,6 juta tablet. Kemudian Favipiravir tablet ada 24,4 juta tablet. Remdesivir vial ada 148.891, Azitromisin tablet 12,3 juta, Tocilizumab vial terdapat 421, dan multivitamin tablet 75,9 juta.

    Baca juga: Stok Obat Pasien Covid-19 di Daerah Mulai Langka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.