Menag Yaqut Berharap #PrayFromHome Jadi Gerakan Bangsa Hadapi Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menggelar konferensi pers hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1442 H di Kementerian Agama, Jakarta, Rabu 11 Mei 2021. Pada Sidang Isbat tersebut ditetapkan  1 Syawal 1442 H atau Hari Raya Idul Fitri 1442 pada 13 Mei 2021. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menggelar konferensi pers hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1442 H di Kementerian Agama, Jakarta, Rabu 11 Mei 2021. Pada Sidang Isbat tersebut ditetapkan 1 Syawal 1442 H atau Hari Raya Idul Fitri 1442 pada 13 Mei 2021. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap #PrayFromHome akan menjadi sebuah gerakan bangsa dalam menghadapi pandemi Covid-19.

    "Kami memohon Bapak Presiden berkenan menyatakan #PrayFromHome ini sebagai gerakan yang dilakukan segenap komponen anak bangsa sebagai upaya batin untuk membangun optimisme dan keyakinan bahwa atas kehendak Allah SWT, atas kehendak Tuhan YME, kita bersama dapat mengatasi pandemi Covid-19 ini," ujar Yaqut dalam acara doa bersama daring bertajuk #PrayFromHome: Dari Rumah untuk Indonesia, Ahad, 11 Juli 2021.

    Yaqut menyebut, berdoa merupakan ikhtiar batin untuk menyempurnakan upaya lahiriah yang sudah dilakukan oleh pemerintah dan berbagai pihak dalam menangani pandemi ini. Untuk itu, ia mengajak semua elemen masyarakat untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar segera terbebas dari pandemi.

    "Dalam agama diajarkan bahwa doa adalah senjata orang yang beriman, doa adalah penenang jiwa, dan doa merupakan penumbuh optimisme di dalam kehidupan. Semoga kejadian luar biasa Covid-19 ini disegerakan berakhirnya. Sebagai orang yang beriman, kita yakin bahwa hanya Allah SWT, hanya Tuhan Yang Maha Pencipta yang bisa menolong dan menyelamatkan kita semua, setelah semua usaha lahir dilakukan," kata Yaqut.

    Senada dengan Yaqut, Presiden Jokowi menyebut, dalam menghadapi situasi sulit ini, selain ikhtiar dengan berbagai usaha lahiriah, juga wajib melakukan ikhtiar batiniah.

    "Mari kita memanjatkan doa, memohon pertolongan Allah SWT, agar beban kita diringankan, agar rakyat, bangsa, dan negara juga dunia segera terbebas dari pandemi Covid-19," ujar Presiden Jokowi yang mengikuti acara dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.