Stok Oksigen RSUP Sardjito Kembali Menipis

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pasien menjalani perawatan di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, DI Yogyakarta, Ahad, 4 Juli 2021. Sebanyak 63 pasien RS tersebut meninggal dunia dalam sehari semalam pada Sabtu kemarin hingga Minggu pagi akibat menipisnya stok oksigen. ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

    Sejumlah pasien menjalani perawatan di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, DI Yogyakarta, Ahad, 4 Juli 2021. Sebanyak 63 pasien RS tersebut meninggal dunia dalam sehari semalam pada Sabtu kemarin hingga Minggu pagi akibat menipisnya stok oksigen. ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Stok oksigen di Rumah Sakit Umum Pusat atau RSUP Sardjito Yogyakarta dikabarkan mulai menipis pada Jumat, 9 Juli 2021. 

    Sumber Tempo di Kementerian mengatakan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bahkan sempat menghubungi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Ia meminta bantuan agar dikirimi oksigen.

    Ketua Satuan Tugas (Satgas) Oksigen DIY Tri Saktiyana tak membantah soal informasi menipisnya pasoka oksigen RSUP dr Sardjito. "Ya, informasi dari Kementerian Kesehatan, tambahan oksigen sudah bergerak dari Jawa Barat (ke Yogyakarta)," kata Tri Saktiyana dikonfirmasi Tempo, Jumat, 9 Juli 2021.

    Tri Saktiyana menuturkan ada sebanyak 20 ton tambahan yang sedang dikirim dari distributor Jawa Barat itu untuk Yogyakarta malam ini. "Pasokan oksigen itu nanti akan dibagi untuk 10 rumah sakit yang sudah menipis oksigennya," kata Tri.

    Hanya saja Tri belum menjawab saat ditanya kapan tambahan oksigen itu akan sampai di Yogyakarta.

    Sementara Kepala Bagian Hukum, Organisasi dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan belum bisa menjelaskan saat ditanya ihwal kondisi oksigen di rumah sakit itu. "Saya positif (Covid-19) belum bisa monitor (kondisi stok oksigen)," kata Banu.

    Awal pekan ini, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan bahwa pemerintah pusat menjanjikan pasokan oksigen untuk DIY akan ditambah dari semula 20 ton menjadi 47,6 ton per hari.

    Sebelumnya, 63 pasien Covid-19 di RSUP Sardjito meninggal pada Sabtu-Ahad, 3-4 Juli 2021. Sebagian pasien meninggal setelah rumah sakit itu kehabisan oksigen dari operator sentral pada Sabtu pukul 20.00 dan sebagian karena kondisi klinis yang memburuk.

    Baca juga: Kronologi 63 Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Stok Oksigen RSUP Sardjito Kritis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.