Data IDI Per 8 Juli 2021: Mencapai 458 Dokter Meninggal karena Covid-19

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemakaman beristirahat usai memakamkan sejumlah jenazah dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta, Minggu, 4 Juli 2021. Jumlah kematian akibat COVID-19 per hari Minggu 4 Juli 2021 mencapai 555 kasus, yang menjadi rekor tertinggi sejak kasus pertama COVID-19 di Indonesia diumumkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2020.  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    Petugas pemakaman beristirahat usai memakamkan sejumlah jenazah dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta, Minggu, 4 Juli 2021. Jumlah kematian akibat COVID-19 per hari Minggu 4 Juli 2021 mencapai 555 kasus, yang menjadi rekor tertinggi sejak kasus pertama COVID-19 di Indonesia diumumkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2020. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar IDI Adib Khumaidi mengatakan total jumlah dokter yang meninggal karena Covid-19 per 8 Juli 2021 sebanyak 458 orang. “Di Juli saja sudah 35 orang,” kata Adib dalam diskusi LaporCovid-19, Jumat, 9 Juli 2021.

    Adib mengatakan angka kematian pada dokter saat ini melonjak hampir tujuh kali lipat. Ia merinci, pada Januari 2021 ada 65 dokter meninggal, pada Februari 31 orang, pada Maret ada 16 orang, April ada 8 orang, Mei ada 7 orang. Kemudian melonjak pada Juni sebanyak 48 orang, dan sampai pekan pertama Juli ini sudah 35 dokter yang meninggal.

    Selain angka kematian, Adib juga menyoroti kondisi para tenaga kesehatan yang dirawat juga jauh lebih banyak saat ini dibandingkan pada Desember-Januari lalu. Misalnya, dokter di Surabaya yang terinfeksi sebanyak 124 orang. Meski tidak semua dirawat, Adib memperoleh informasi bahwa ada yang sempat kritis, memakai alat bantu pernapasan, dan meninggal.

    Di Kudus, Adib menyebutkan ada 813 tenaga kesehatan yang terinfeksi, dengan 70 orang di antaranya adalah dokter. Dari jumlah tenaga kesehatan yang terinfeksi, ada 200 orang yang dirawat, dan sisanya tanpa gejala. 

    Di Yogyakarta, Adib mengatakan da 167 dokter terpapar Covid-19. Sebagian besar dari mereka melakukan isolasi mandiri, ada yang sakit kritis, dan ada yang meninggal. “Demikian juga ada di Jawa Barat, Banten, dan Jakarta,” kata dia.

    Baca juga: Tim Mitigasi IDI: Masalah Tenaga Kesehatan Tak Hanya Kelelahan, Tapi...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.