Polri: Laporkan Jika Temukan Pelanggaran Penjualan Oksigen dan Obat Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kanan) didampingi Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono memberikan keterangan pers terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar di Gedung Divhumas Mabes Polri, Jakarta, Ahad, 28 Maret 2021. Dua pelaku bom bunuh diri itu tewas. Kedua pelaku mulanya berboncengan dengan motor matic. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kanan) didampingi Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono memberikan keterangan pers terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar di Gedung Divhumas Mabes Polri, Jakarta, Ahad, 28 Maret 2021. Dua pelaku bom bunuh diri itu tewas. Kedua pelaku mulanya berboncengan dengan motor matic. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Jakarta - Kepolisian RI mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan dugaan pelanggaran penjualan oksigen dan obat-obatan di masa pandemi Covid-19.

    Khususnya di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengatakan, masyarakat bisa melapor melalui layanan Hotline 110.

    "Polri telah memiliki layanan Hotline 110 yang selama 24 jam tersedia untuk masyarakat memerlukan bantuan dari aparat kepolisian. Jika menemukan pelanggaran tersebut kami mengimbau memanfaatkan layanan itu untuk melapor," kata Argo melalui keterangan tertulis pada 6 Juli 2021.

    Selain layanan Hotline 110, kata Argo Yuwono, masyarakat juga bisa melapor langsung ke kantor-kantor polisi terdekat, atau memanfaatkan aplikasi Dumas Presisi. 

    Argo pun masyarakat tidak panik. Polri, kata dia, terus berupaya untuk mencegah terjadinya penimbunan dan kelonjakan harga penjualan dari oksigen dan obat-obatan.

    "Kami akan tindak tegas segala jenis pelanggaran terkait hal itu," ucap Argo ihwal cegah pelanggaran penjualan tabung oksigen.

    Baca juga : Luhut Ungkap Rencana Impor 10 Ribu Konsentrator Oksigen dari Cina dan Singapura
    #Jagajarak
    #Pakaimasker
    #Cucitangan

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)