Peta Sebaran Varian Delta Bertambah Jadi 436 Kasus, Terbanyak di DKI dan Jabar

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak memakai seragam sekolah saat disuntik vaksin Covid-19 di Kantor Walikota Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa, 6 Juli 2021. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan 1,3 juta anak usia 12 tahun ke atas untuk disuntik vaksin Covid-19 guna mencapai herd immunity pada Agustus mendatang. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Seorang anak memakai seragam sekolah saat disuntik vaksin Covid-19 di Kantor Walikota Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa, 6 Juli 2021. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan 1,3 juta anak usia 12 tahun ke atas untuk disuntik vaksin Covid-19 guna mencapai herd immunity pada Agustus mendatang. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan kembali memperbaharui peta sebaran tiga Varian of Concern atau VoC atau telah terdeteksi di Indonesia, yakni; varian alpha (B.1.17) asal Inggris; varian beta (B.1351) asal Afrika Selatan dan varian delta (B.1.617.2) asal India.

    Varian baru Covid-19 tersebut, terutama varian delta, dinilai lebih cepat menular dan meningkatkan keparahan risiko terhadap pasien yang terpapar.
    Untuk varian delta, jika data terakhir per 20 Juni ditemukan terbanyak di Jawa Tengah, kini bergeser terbanyak di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

    Data Balitbangkes per 6 Juli 2021 menunjukkan, total sekuens Varian of Concern atau VoC yang sudah terdeteksi sebanyak 544 kasus. Rinciannya; 51 Varian Alpha, 57 Varian Beta, dan 436 Varian Delta di Indonesia. Kasus ini terdeteksi dari proses whole genome sequencing (WGS).

    Sebanyak 51 kasus Varian Alpha terdeteksi di 10 provinsi. Terbanyak ditemukan di Provinsi DKI Jakarta dengan 33 kasus, Jawa Barat 9 kasus, Jawa Timur 2 kasus, Bali, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Riau, dan Kalimantan Selatan masing-masing satu kasus.

    Adapun 57 kasus Varian Beta terdeteksi di 9 provinsi, yakni; DKI Jakarta sebanyak 38 kasus, Jawa Barat 9 kasus, Jawa Timur 3 kasus, dan Bali 2 kasus, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau masing-masing satu kasus.

    Sementara 436 kasus Varian Delta ditemukan di 9 provinsi. Terbanyak di DKI Jakarta, 195 kasus, Jawa Barat 134 kasus, Jawa Tengah 80 kasus; Jawa Timur 13 kasus; Banten 4 kasus; Kalimantan Tengah 3 kasus; Kalimantan Timur 3 kasus; Sumatera Selatan 3 kasus; dan Gorontalo 1 kasus.

    Jumlah varian Varian of Concern atau VoC yang ditemukan ini bertambah lebih dari dua kali lipat dari tiga pekan lalu, varian delta bahkan bertambah nyaris tiga kali lipat. Data Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan per 20 Juni 2021 menunjukkan, total sekuens VoC yang terdeteksi sebanyak 211 kasus. Rinciannya; 45 Varian Alpha, 6 Varian Beta, dan 160 Varian Delta di Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.