Begini Cara Cek Penerima Bansos Tunai dari Kementerian Sosial

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas PT Pos Indonesia menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada warga RW 05 di kawasan Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta, Rabu, 6 Januari 2021. Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahun 2021 untuk empat bulan kedepan senilai Rp300 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diberikan secara langsung kepada warga melalui petugas PT Pos Indonesia dan bank-bank milik negara. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Petugas PT Pos Indonesia menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada warga RW 05 di kawasan Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta, Rabu, 6 Januari 2021. Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahun 2021 untuk empat bulan kedepan senilai Rp300 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diberikan secara langsung kepada warga melalui petugas PT Pos Indonesia dan bank-bank milik negara. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) mengumumkan akan menyalurkan kembali bantuan sosial atau bansos setelah sempat terhenti pada April. Pemberian bantuan Sosial Tunai ini untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

    Mengutip laman resmi Kemensos, kemensos.go.id, penyaluran BST ini dilakukan tiap awal bulan dengan nominal Rp300 ribu.

    Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan penyaluran dana BST ke masyarakat diharapkan bisa dilakukan pekan kedua Juli 2021.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut langklah-langkah untuk mengecek nama-nama penerima BST:

    Cek laman https://cekbansos.kemensos.go.id

    1. Isi data yang diminta pada laman tersebut, seperti  provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa tempat tinggal.
    2. Masukan identitas nama sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    3. Masukkan kode captcha yang diminta yang terdiri atas empat huruf kode. Apabila kode captcha tidak terlihat jelas dapat diganti dengan menekan kotak kode guna memperoleh kode baru,
    4. Setelah itu klik tombol cari.
    5. Tunggu beberapa detik, sistem sedang memverifikasi nama penerima Kartu Penerima Manfaat (KPM) dan wilayah yang diinput untuk dicocokkan dengan nama pada database Kemensos.

    Jika terdaftar sebagai penerima BST, hasil pencarian data akan menunjukkan beberapa informasi seperti nama wilayah tempat tinggal (provinsi, kabupaten, kecamatan, dan kelurahan). Ditampilkan pula data seperti nama penerima, periode penyaluran, umur status BST dan keterangan.

    Jika ternyata tidak terdaftar sebagai penerima bansos, sistem akan menampilkan pemberitahuan “Tidak terdapat peserta/ PM”

    NAOMY A. NUGRAHENI (Magang)

    Baca juga:

    Menko PMK Muhadjir Sebut Bansos PPKM Darurat Sudah Disalurkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.