Panglima TNI Beri Dukungan Moril Nakes yang Bekerja Siang Malam Tanpa Henti

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kedua kiri), Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (kiri), Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kedua kanan) dan pejabat lainnya menjawab pertanyaan wartawan usai meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 secara nasional bagi Prajurit TNI dan anggota Polri  di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 4 Maret 2021. Vaksinasi yang diberikan kepada 2.000 orang personel, yang terdiri dari 1.000 Prajurit TNI (850 TNI AD, 50 TNI AL, 100 TNI AU) dan 1.000 anggota Polri di lingkungan Kodam II/Sriwijaya dan Polda Sumsel tersebut sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam percepatan penanggulangan dan pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kedua kiri), Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (kiri), Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kedua kanan) dan pejabat lainnya menjawab pertanyaan wartawan usai meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 secara nasional bagi Prajurit TNI dan anggota Polri di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 4 Maret 2021. Vaksinasi yang diberikan kepada 2.000 orang personel, yang terdiri dari 1.000 Prajurit TNI (850 TNI AD, 50 TNI AL, 100 TNI AU) dan 1.000 anggota Polri di lingkungan Kodam II/Sriwijaya dan Polda Sumsel tersebut sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam percepatan penanggulangan dan pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, JakartaPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto  memberikan dukungan moril kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja setiap hari, siang, dan malam tanpa mengenal hari libur untuk melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat.

    "Saya dan Kapolri memberikan apresiasi atas dedikasi yang luar biasa kepada para nakes untuk mengendalikan Covis-19 dengan melaksanakan percepatan vaksinasi," kata Panglima Hadi didampingi Kapolri Jenderal Listyo Prabowo saat meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi di Universitas Pancasila, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin, 5 Juli 2021.

    Menurut Panglima, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sudah mencapai hampir 50 persen dengan perkiraan sekitar 4.700.000 orang. "Oleh sebab itu, khusus DKI Jakarta, saya bersama Kapolri ikut membantu mengerahkan tenaga kesehatan dari TNI dan Polri termasuk Dinas Kesehatan, BKKBN, dan mahasiswa yang sedang praktik, kita kerahkan semua," katanya.

    Berdasarkan kalkulasi, setiap 50 nakes mulai dari proses administrasi skrining, maka masing-masing dapat memvaksinasi sekitar 2.000 orang. Menurut Hadi TNI-Polri sudah menggelar kekuatan kurang lebih 1.355 orang sehingga perlu tambahan 2.500 nakes lagi yang diisi oleh Dinas Kesehatan, BKKBN, relawan, dan mahasiswa.

    "Apabila terpenuhi target 3.800 nakes, maka pada bulan Agustus 2021 Jakarta sudah selesai dan tercapai herd immunity dengan target setiap hari 165.000 orang yang divaksin. Itu harapan kita semua, mudah-mudahan keinginan ini bisa tercapai hingga bulan Agustus 2021 dan Jakarta sudah tercapai herd immunity, itu yang kita inginkan bersama," ujar Panglima TNI.

    Baca Juga: Panglima TNI akan Kejar Vaksinasi Covid-19 400 Ribu Dosis per Hari


    Di sela-sela peninjauan serbuan vaksinasi, Panglima berpesan dan mengingatkan masyarakat bahwa meskipun telah divaksin tetap harus menjaga protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.