Kepala Satgas Covid-19 Sidak Tempat Karantina Pekerja Migran

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito inspeksi ke fasilitas karantina untuk mereka yang akan perjalanan internasional dan pekerja migran Indonesia pada Ahad, 4 Juli 2021. (Dok/Istimewa)

    Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito inspeksi ke fasilitas karantina untuk mereka yang akan perjalanan internasional dan pekerja migran Indonesia pada Ahad, 4 Juli 2021. (Dok/Istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito, inspeksi ke fasilitas karantina untuk mereka yang akan bepergian ke luar negeri dan pekerja migran Indonesia pada Ahad, 4 Juli 2021.

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini sidak karena ada rencana memperpanjang kewajiban karantina menjadi delapan hari. Sebelumnya, kewajiban karantina hanya lilma hari

    “Tujuan sidak ini untuk memastikan kesiapan karantina bagi pekerja migran Indonesia maupun pelaku perjalanan internasional lainnya,” kata Ganip, lewat keterangan tertulis, Ahad, 4 Juni 2021.

    Ada sejumlah lokasi yang dikunjungi Ganip, di antaranya Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, hotel kareantina di Tangerang dan Wisma Pademangan. Wisma Pademangan akan difungsikan kembali menjadi tempat karantina. Sebelumnya, wisma itu juga dipakai untuk isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala. Satgas akan memisahkan antara pasien dengan pelancong dari luar negeri.

    Pasien akan menempati Tower 8 dengan kapasitas 1.132 tempat tidur. Para pelancong yang baru balik ke tanah air akan ditaruh di tower 9 dan 10. “Pasien tanpa gejala dan bukan pelaku perjalanan internasinal rencananya akan dipindahkan ke Rusun Pasar Rumput, Jakarta Pusat,” kata Ganip.

    Saat ini, sudah ada 3.594 pekerja migran Indonesia yang sedang menjalani karantina. Ganip Warsito mengatakan telah menyaksikan sendiri kesiapan fasilitas karantina dan isolasi. Dia berharap fasilitas yang ada bisa mengantisipasi kedatangan para PMI maupun pelaku perjalanan internasional dalam periode Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

    Baca juga: DKI Tambah Kapasitas Isolasi dan ICU Pasien Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.