Panglima TNI Sebut Tenaga Kesehatan Covid-19 Adalah Kesatria Negara

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau penanganan Covid-19 di Kabupaten Kediri, (10/6/21). Didampingi Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito,  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Niko Afinta.

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau penanganan Covid-19 di Kabupaten Kediri, (10/6/21). Didampingi Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Niko Afinta.

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan para tenaga kesehatan (nakes) memiliki jasa yang besar bagi negara dalam melawan Covid-19. Mereka, kata Hadi, merupakan kesatria-kesatria negara dalam melawan COVID-19.

    "Oleh karenanya, terus semangat untuk melayani rakyat karena tidak boleh ada rakyat yang tertinggal untuk tidak divaksinasi," kata Panglima TNI didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito saat meninjau Serbuan Vaksinasi di Balai RW 02 Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu 3 Juli 2021.

    Menurut Hadi, para tenaga kesehatan memiliki semangat yang kuat dalam memerangi pandemi COVID-19.

    Oleh sebab itu, dirinya mengingatkan agar para nakes untuk tetap menjaga kesehatan dengan menjaga asupan nutrisi dan vitamin yang baik, kemudian setiap kali berkumpul dan ada tugas harus melaksanakan PCR untuk menjaga kesehatan.

    "Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada para nakes," katanya dalam siaran pers-nya.

    Di sela-sela peninjauannya, Marsekal TNI Hadi menyempatkan berdialog dengan salah satu warga yang juga merupakan anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Pademangan.

    "Apa yang sudah Ibu arahkan kepada warganya, harus ditingkatkan lagi frekuensinya, agar target Presiden Jokowi vaksinasi 1 juta vaksin per hari bisa lebih, sehingga herd immunity di Jakarta ini pada bulan Agustus sudah bisa tercapai, tinggal 4 juta lagi penduduk Jakarta seluruhnya sudah tersuntik," tutur Panglima TNI.

    Baca: Oksigen di RSUP Sardjito Yogya Menipis, 35 Pasien Covid-19 Dikabarkan Meninggal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.