Kalteng Siapkan Rencana Darurat Penanganan Pasien Covid-19

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis mengecek kesehatan warga sebelum disuntik vaksin COVID-19 saat vaksinasi massal di Stadion Sanaman Mantikei, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu, 26 Juni 2021 Pemerintah daerah setempat bekerja sama dengan jajaran TNI dan Polri menyediakan 2.550 dosis vaksin bagi masyarakat untuk menyukseskan target satu juta vaksin yang menjadi program pemerintah pusat guna menuju Indonesia sehat bebas COVID-19. ANTARA FOTO/Makna Zaezar

    Petugas medis mengecek kesehatan warga sebelum disuntik vaksin COVID-19 saat vaksinasi massal di Stadion Sanaman Mantikei, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu, 26 Juni 2021 Pemerintah daerah setempat bekerja sama dengan jajaran TNI dan Polri menyediakan 2.550 dosis vaksin bagi masyarakat untuk menyukseskan target satu juta vaksin yang menjadi program pemerintah pusat guna menuju Indonesia sehat bebas COVID-19. ANTARA FOTO/Makna Zaezar

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan rencana darurat penanganan pasien Covid-19. Apabila rumah sakit tidak mampu menampung pasien, maka pendirian tenda penanganan pasien Covid19 akan dilakukan.

    "Menyesuaikan kebutuhan lapangan dan hal itu masuk dalam rencana darurat. Kalau rumah sakit tidak sanggup lagi menampung," kata Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul di Palangka Raya, Kamis, 1 Juli 2021.

    Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng pada Kamis (1/7) pukul 15.00 WIB, kasus terkonfirmasi Covid-19 mengalami penambahan hingga sebanyak 256 orang.

    Penambahan tersebut dari Palangka Raya 66 orang, Katingan dua orang, Kotawaringin Timur 77 orang, Kotawaringin Barat 58 orang, Lamandau 12 orang, Sukamara 18 orang, Seruyan satu orang, Pulang Pisau tiga orang, Kapuas 14 orang, Gunung Mas tiga orang, dan Murung Raya dua orang.

    Sedangkan pasien sembuh bertambah sebanyak 82 orang, yaitu di Palangka Raya 14 orang, Katingan 14 orang, Kotim 14 orang, Kobar 21 orang, Lamandau tiga orang, Sukamara sembilan orang, Seruyan satu orang, Pulpis satu orang, dan Barito Selatan lima orang.

    Selanjutnya yang meninggal ada penambahan sebanyak sembilan orang, yaitu di Palangka Raya tiga orang, Katingan satu orang, Kotim satu orang, Kobar tiga orang dan Lamandau satu orang sehingga tingkat kematian atau case fatality rate menjadi 2,7 persen.

    Berdasarkan penambahan tersebut, maka kumulatif positif Covid-19 Kalteng menjadi 25.930 kasus yang terdiri atas 23.352 sembuh, 1.885 dalam perawatan, dan 693 meninggal.

    Tim Satgas Covid-19 selalu mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hingga menghindari kerumunan.

    Selain itu masyarakat diharapkan mendukung suksesnya pelaksanaan vaksinasi di Kalteng untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.