Proteksi Diri dan Bantu Sesama dengan Rutin Bayar Iuran JKN

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • INFO NASIONAL - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) Cabang Pamekasan kembali mengingatkan pentingnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk membayar iuran Program JKN secara rutin. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Elke Winasari mengatakan, dengan membayar iuran secara rutin, maka peserta JKN – KIS telah mendapatkan dua manfaat kebaikan. Pertama, yaitu untuk proteksi diri terhadap risiko finansial apabila sewaktu–waktu memerlukan pelayanan kesehatan, kedua sebagai wujud dari gotong royong dan semangat saling membantu antarpeserta JKN–KIS.

    “Jika membayar iuran secara rutin, maka status kepesertaan akan aktif, sehingga apabila Peserta (JKN–KIS) memerlukan layanan kesehatan kapan pun tidak ada kendala atau denda rawat inap. Kedua, kita juga ikut membantu peserta lain yang sedang memerlukan pelayanan kesehatan. Karena prinsip Program ini adalah gotong royong. Iuran dari peserta yang sehat akan membantu peserta yang sakit, dan iuran dari peserta yang mampu akan ikut membantu peserta lain yang kurang mampu,” ujar Elke pada Jumat, 18 Juni 2021.

    Elke juga menjelaskan, BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan telah melakukan upaya–upaya untuk mengedukasi agar masyarakat rutin membayar iuran.  Saat ini BPJS Kesehatan telah bermitra dengan Kader JKN yang melakukan edukasi langsung kepada masyarakat untuk membayar iuran secara rutin. Selain itu, pihaknya juga terus melakukan telecollection dengan menelepon secara rutin peserta JKN – KIS yang memiliki tunggakan iuran.

    “Upaya ini kami targetkan dapat meningkatkan kesadaran pembayaran iuran terutama oleh peserta mandiri. Jangan sampai peserta JKN khususnya dari segmen peserta mandiri ini membayar iuran pada saat memerlukan layanan saja, tapi setelah sembuh tidak lagi membayar iuran. Karena ini tentunya tidak sesuai dengan semangat gotong royong antar sesama,” kata Elke.

    Sementara Jufriyansyah (33), warga Palengaan Pamekasan mengaku rutin membayar iuran JKN. Hal itu lantaran ayahnya harus berobat secara rutin dengan memanfaatkan Kartu JKN miliknya. Jufriyansyah berpesan, agar seluruh peserta JKN membayar iuran agar tidak kesulitan untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan.

    “Kalau membayar iuran rutin itu, seumpama perlu berobat Alhamdulillah sudah mudah. Jadi kalau ada rejeki, lebih baik disisihkan untuk membayar BPJS (Iuran JKN). Apalagi kalau yang sudah punya penyakit biar lebih gampang dilayani,” ujarnya.

    Saat ini BPJS Kesehatan selain menambahkan kanal pembayaran juga telah menerapkan mekanisme auto debit bagi peserta mandiri. Dengan autodebet ini, pembayaran iuran akan langsung secara otomatis dipotong melalui rekening bank peserta. Hal itu akan menambah kenyamanan bagi peserta dalam pembayaran iuran rutin setiap bulan. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.