Jawa Barat Jadi Daerah dengan Kasus Covid-19 Pada Anak Tertinggi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak bermain sepeda di depan spanduk gerakan pencegahan Covid-19 di Desa Ilie Ulee Kareng, Banda Aceh, Aceh, Selasa, 22 Juni 2021. BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 Sinovac yang dinyatakan aman digunakan anak usia 12-17 tahun. ANTARA/Syifa Yulinnas

    Anak-anak bermain sepeda di depan spanduk gerakan pencegahan Covid-19 di Desa Ilie Ulee Kareng, Banda Aceh, Aceh, Selasa, 22 Juni 2021. BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 Sinovac yang dinyatakan aman digunakan anak usia 12-17 tahun. ANTARA/Syifa Yulinnas

    TEMPO.CO, Jakarta - Jawa Barat menjadi daerah dengan kasus kematian anak akibat Covid-19 tertinggi yaitu 61 orang. Angka ini jauh di atas provinsi lain, yang jumlah kasus kematiannya di bawah 50.

    Merujuk data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan hingga 12 Juni 2021, kasus kematian tertinggi berikutnya adalah Jawa Tengah dengan 48 kasus, Sulawesi Selatan dengan 37 kasus, DKI Jakarta dengan 36 kasus, dan Jawa Timur dengan 24 kasus.

    Dari dari itu, jumlah kasus positif di Jawa Barat memang terhitung sangat tinggi, yakni 45.450 kasus. Angka ini jauh di atas daerah lain. Provinsi tertinggi kedua adalah Riau dengan 9.224 kasus, Jawa Tengah dengan 6.654 kasus, Sumatera Barat dengan 6.037 kasus, dan Kalimantan Timur dengan 5.774 kasus.

    Anak-anak memang menjadi salah satu golongan yang beresiko terpapar Covid-19. Dari temuan Kemenko PMK, setidaknya 12,3 persen pasien kasus Covid-19 adalah anak-anak. 2,8 persen ada anak berusia 0-5 tahun, dan 9,5 persen lainnya adalah usia 6-18 tahun.

    Kematian pada anak yang terpapar Covid-19, juga tak terlepas dari penyakit bawaan yang dimiliki oleh anak Indonesia. Tingginya komorbiditas ini kemudian diperparah dengan masih belum meratanya layanan kesehatan di Indonesia.

    Kemenko PMK menyebut komorbid tertinggi yang ditemukan pada kasus anak-anak meninggal karena Covid-19, adalah penyakit keganasan, dengan 17,3 persen. Diikuti setelahnya adalah malnutrisi 16,6 persen, lalu penyakit jantung bawaan 8,9 persen, penyakit genetik 6,5 persen, TBC 5,7 persen, ginjal kronis 5,8 persen, dan cerebral palsy 3,8 persen.

    Baca juga: Anak dan Remaja Rentan Penularan Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.