Targetkan Vaksinasi 2 Juta Dosis Per Hari, Jokowi Minta Semua Pihak Kerja Keras

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan arahan dalam acara peresmian pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 4 Mei 2021. ANTARA/BPMI Setpres/Lukas

    Presiden Joko Widodo memberikan arahan dalam acara peresmian pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 4 Mei 2021. ANTARA/BPMI Setpres/Lukas

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menargetkan vaksinasi di Indonesia bisa menembus angka 2 juta dosis per harinya. Target ini ia harapkan bisa dimulai sejak Agustus 2021 mendatang.

    "Saya mengingatkan bahwa seluruh pihak tetap harus bekerja keras agar target 1 juta vaksinasi per hari terjaga sampai akhir Juli dan dapat kita tingkatkan 2 kali lipat pada Agustus 2021, yaitu mencapai 2 juta dosis per hari," kata Jokowi dalam keterangannya, Senin, 28 Juni 2021.

    Jokowi juga mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan yang tinggi atas capaian 1,3 juta vaksinasi pada Sabtu 26 Juni 2021 lalu. Angka ini menurut dia lebih cepat dari target 1 juta vaksinasi per hari yang ditetapkan mulai Juli 2021.

    Target ini tercapai setelah vaksinasi massal dilakukan secara serentak di berbagai daerah. Selain itu, Kementerian Kesehatan juga mulai menetapkan vaksinasi dengan tidak terpatok pada domisili di kartu tanda penduduk (KTP).

    "Hal ini tercapai berkat kerja keras, gotong royong semua pihak. Terutama Kementerian Kesehatan, TNI-Polri, pemerintah daerah, BUMN, dan pihak swasta yang turut membantu. Serta masyarakat yang bersedia divaksin," kata Jokowi.

    Apalagi saat ini, pemerintah juga telah bisa memulai vaksinasi bagi anak usia 12 hingga 17 tahun dapat segera dilakukan. Hal ini seiring telah dikeluarkannya emergency use of authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), bagi Vaksin Sinovac.

    "Dalam menekan penyebaran covid-19 ini hanya dapat dilakukan dengan upaya bersama. Untuk itu saya mohon kepada bapa ibu dan saudara-saudara, kita semua untuk tak ragu divaksinasi dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan," kata Jokowi.

    Baca: Wali Kota Malang Larang Isolasi Mandiri di Rumah, Ini Sebabnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.