Golkar Tunjuk Maman Abdurrahman Jadi Wakil Ketua Komisi VII DPR

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman menjawab pertanyaan wartawan saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, 27 November 2017. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman menjawab pertanyaan wartawan saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, 27 November 2017. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat menunjuk Maman Abdurrahman menjadi Wakil Ketua Komisi VII DPR. Maman akan menggantikan Alex Noerdin yang sebelumnya menempati jabatan tersebut.

    Sekretaris Fraksi Golkar DPR Adies Kadir membenarkan informasi ini. "Iya betul. Rolling penyegaran seperti biasa," kata Adies saat dikonfirmasi ihwal alasan pergantian, Ahad, 27 Juni 2021.

    Adies mengatakan sejauh ini Fraksi Golkar DPR hanya merotasi satu pimpinan Komisi. Dia mengatakan pergantian pimpinan komisi berikutnya akan diputuskan setelah reses berikutnya atau sekitar Agustus mendatang.

    "Kami lihat nanti setelah reses. Selain rolling penyegaran, juga menyesuaikan perubahan mitra kerja pada komisi-komisi," kata Wakil Ketua Komisi Hukum DPR ini.

    Merujuk surat undangan rapat dari Sekretariat Komisi VII yang salinannya diperoleh Tempo, Maman akan ditetapkan pada Senin, 28 Juni 2021. Menurut Maman, ia mendapatkan beberapa tugas sesuai tugas pokok dan fungsi DPR, yakni anggaran, pengawasan, dan legislasi.

    Beberapa di antaranya ialah memastikan optimalisasi penggunaan anggaran di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Perindustrian, meningkatkan pengawasan dalam rangka mendorong peningkatan investasi di sektor energi dan pertambangan, serta mendorong Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas dan RUU Energi Baru dan Terbarukan.

    "Ini sehubungan dengan upaya global ingin mendorong zero emission namun tanpa harus meninggalkan energi fosil kita hari ini yang sekarang masih cukup signifikan cadangannya yaitu batu bara, gas, dan minyak," kata Maman.

    Maman Abdurrahman menjadi anggota DPR sejak 2018 menggantikan Zulfadhli melalui mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW). Di Pileg 2019, ia maju dari daerah pemilihan Kalimantan Barat I dan lolos ke Senayan dengan perolehan 108.520 suara.

    Maman termasuk kader muda Partai Golkar. Kendati begitu, pria kelahiran Pontianak, 10 September 1980 ini kini menempati jabatan strategis di Partai sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu serta Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat.

    Maman meraih gelar S1 Teknik Perminyakan dari Universitas Trisakti. Ia juga pernah bekerja sebagai profesional di bidang minyak dan gas selama sembilan tahun. Adapun Komisi VII DPR memang membidangi energi dan sumber daya mineral.

    Belum lama ini, Komisi VII DPR juga mendapatkan satu mitra baru yakni Kementerian Perindustrian yang dipimpin Wakil Ketua Umum Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita. Sebelumnya, Kementerian Perindustrian merupakan mitra Komisi VI DPR.

    Baca juga: Atasi Covid-19, Golkar Hadirkan Yellow Clinic Layanan PCR Harga Terjangkau

    BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.