Kemenkes: Kabar WHO Sebut Indonesia A1 High Risk Status Covid-19 adalah Hoaks

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota TNI memberikan informasi menggunakan pengeras suara saat vaksinasi COVID-19 dalam program

    Anggota TNI memberikan informasi menggunakan pengeras suara saat vaksinasi COVID-19 dalam program "Serbuan Vaksinasi" di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, 26 Juni 2021. Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan TNI menggelar vaksinasi massal bagi masyarakat umum yang ber-KTP DKI Jakarta guna mendukung pemerintah pusat merealisasikan 2 juta vaksinasi di bulan Agustus untuk mencapai "herd immunity". TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan informasi soal WHO yang menyebut Indonesia masuk kategori A1 High Risk status Covid-19 adalah hoaks. Sebelumnya, viral di media sosial dan aplikasi percakapan soal status ini. 

    Juru bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan sudah memverifikasi informasi tersebut ke badan kesehatan dunia alias WHO. 

    "Hasilnya, WHO tidak pernah mengklasifikasikan negara dengan predikat A1 dan kode lainnya. Situasi masing-masing negara dilaporkan dalam laporan situasional yang diterbitkan WHO setiap minggu dan dapat diakses publik,” kata Nadia lewat keterangan tertulis pada Sabtu, 26 Juni 2021.

    Nadia mengatakan, secara umum sejak 11 Maret 2020, WHO memang menyatakan penyebaran Covid di seluruh dunia masuk kategori berisiko tinggi. 

    Selain itu, Nadia mengatakan aturan pembatasan perjalanan dari negara lain juga sudah lazim diterapkan oleh pemerintah di manapun. "Dan ini sudah merupakan praktik umum dalam International Health Regulations sejak 2005. Jadi, keputusan itu adalah hak masing-masing negara sama seperti saat ini tidak menerima WNA dari India, Pakistan, bahkan kemarin sempat juga dari Inggris,” kata juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes ini.

    Baca juga: Kini Vaksinasi Tak Dibatasi Domisili KTP, Bisa di 34 Provinsi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.