Ini Daftar Rumah Sakit yang Layani Vaksinasi Covid-19 Tanpa Syarat Domisili

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga antre untuk penyuntikan vaksin COVID-19 di Polres Tegal Kota, Jawa Tengah, Sabtu, 26 Juni 2021. Vaksinasi massal yang digelar oleh TNI/Polri dan Dinas Kesehatan dengan menargetkan 4.000 vaksin dalam satu hari tersebut dalam rangka menyambut HUT ke-75 Polri serta mendukung program pemerintah satu juta vaksin per hari. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    Sejumlah warga antre untuk penyuntikan vaksin COVID-19 di Polres Tegal Kota, Jawa Tengah, Sabtu, 26 Juni 2021. Vaksinasi massal yang digelar oleh TNI/Polri dan Dinas Kesehatan dengan menargetkan 4.000 vaksin dalam satu hari tersebut dalam rangka menyambut HUT ke-75 Polri serta mendukung program pemerintah satu juta vaksin per hari. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan telah memutuskan untuk memperluas cakupan penerima vaksinasi Covid-19. Caranya, dengan tak membatasi lokasi vaksinasi sesuai domisili di kartu tanda penduduk (KTP).

    Hal ini tertuang dalam surat edaran Kemenkes, bernomor HK.02.02.I/1669/2021 yang ditandatangani pada Kamis, 24 Juni 2021. Program vaksinasi tanpa syarat domisili ini berlaku sejak edaran diteken.

    Dalam SE itu dinyatakan percepatan vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan melalui pos pelayanan vaksinasi dan bekerjasama dengan TNI, Polri, Organisasi masyarakat, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Vertikal Kementerian Kesehatan seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RS Vertikal, Poltekkes serta peran aktif dunia usaha.

    Di laman Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes tertera program vaksinasi tanpa syarat domisili itu digelar di 33 RS, 39 Politeknik Kesehatan, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan di seluruh Indonesia. Khusus di DKI Jakarta, terdapat 14 lokasi.

    Berikut daftar lokasi vaksinasi tanpa syarat domisili untuk DKI Jakarta dan beberapa provinsi di Pulau Jawa;

    DKI Jakarta
    -RSUP Fatmawati
    -RS Ketergantungan Obat
    -RSUP Persahabatan
    -RSK Pusat Otak Nasional
    -RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo
    -RS Jiwa Dr. Soeharto Heerjan
    -RS Kanker Dharmais
    -RS Anak dan Bunda Harapan Kita
    -RS Jantung Harapan Kita
    -RSPI Prof. Sulianti Saroso
    -Poltekkes Jakarta I
    -Poltekkes Jakarta II
    -Poltekkes Jakarta III
    -Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes

    Jawa Barat
    -RS Paru Dr. M Gunawan, Cisarua
    -RS Jiwa Dr. Marzoeki Mahdi, Bogor
    -RS Paru Dr. HA Rotinsulu, Bandung
    -RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung
    -RS Mata Cicendo, Bandung
    -Poltekkes Bandung
    -Poltekkes Tasikmalaya

    Jawa Tengah
    -RS Jiwa Prof. Soerojo, Magelang
    -RSUP Soeradji Tirtonegoro, Klaten
    -RS Orthopedi Prof. Ario Wirawan, Salatiga
    -RSUP Dr. Kariadi, Semarang
    -Poltekkes Semarang
    -Poltekkes Surakarta

    D.I. Yogyakarta
    -RSUP Dr. Sardjito
    -Poltekkes Yogyakarta

    Jawa Timur
    - RS Jiwa Dr Radjiman, Lawang
    - Poltekkes Surabaya
    - Poltekkes Malang

    Banten
    - RS Kusta Sitanala Tangerang
    - poltekkes Banten, Tangerang

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga meminta para menterinya untuk mengebut program vaksinasi Covid-19. Ia menargetkan 2 juta vaksin per hari pada Agustus.

    Baca juga: Jokowi Perintahkan Menkes Genjot Suplai Vaksin Covid-19 ke Daerah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.