Ditunjuk Jokowi Jadi Calon Dubes, Fadjroel Rachman: Anugerah Tak Ternilai

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Staf Khusus Bidang Komunikasi sekaligus Juru Bicara Presiden Joko Widodo Fadjroel Rachman tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Staf Khusus Bidang Komunikasi sekaligus Juru Bicara Presiden Joko Widodo Fadjroel Rachman tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman merespon informasi yang beredar soal dirinya yang bakal ditunjuk Jokowi menjadi duta besar untuk Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan.

    "Apa pun tugas negara yang diarahkan Presiden Jokowi kepada saya adalah anugerah tak ternilai. Karena tugas negara adalah tugas mulia, di mana pun, untuk kejayaan negara dan bangsa menuju Indonesia Maju," ujarnya lewat pesan singkat, Jumat, 25 Juni 2021.

    Dalam salinan lampiran Surat Presiden RI Nomor: R-25/Pres/06/2021, tanggal 4 Juni 2021 yang diperoleh Tempo, nama Fadjroel ada di urutan ke 19 dari 33 calon Dubes. 

    Selain Fadjroel Rachman, nama calon dari jalur non-karir lainnya antara lain; Rosan Perkasa Roeslani (Ketua Kadin) calon Dubes untuk Amerika Serikat; Zuhairi Misrawi (Politikus PDIP) calon Dubes untuk Republik Tunisia; dan Agus Widjojo (Eks Gubernur Lemhanas) calon Dubes untuk Republik Filipina merangkap Republik Kepulauan Marshall Islands dan Republik Palau.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.