Fadjroel Rachman Diajukan Jadi Calon Dubes Kazakhstan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu yang paling awal mendapatkan jatah kursi komisaris adalah aktivis Fadjroel Rachman. Fadjroel yang kini menjadi juru bicara presiden tersebut ditunjuk menjadi komisaris utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada September 2015. Pada Kamis, 4 Juni 2020, Fadjroel tak lagi menjadi menjadi komisaris utama di Adhi Karya. Tapi, hanya berselang dua hari, ia ternyata sudah menjadi komisaris di PT Waskita Karya (Persero) Tbk. TEMPO/Subekti

    Salah satu yang paling awal mendapatkan jatah kursi komisaris adalah aktivis Fadjroel Rachman. Fadjroel yang kini menjadi juru bicara presiden tersebut ditunjuk menjadi komisaris utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada September 2015. Pada Kamis, 4 Juni 2020, Fadjroel tak lagi menjadi menjadi komisaris utama di Adhi Karya. Tapi, hanya berselang dua hari, ia ternyata sudah menjadi komisaris di PT Waskita Karya (Persero) Tbk. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Presiden RI, Fadjroel Rachman dikabarkan diajukan menjadi calon duta besar atau Dubes RI untuk Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan.

    "Betul, Fadjroel di Kazakhstan," ujar anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin saat dihubungi Tempo pada Jumat, 25 Juni 2021.Hal yang sama disampaikan anggota Komisi I Fraksi Golkar Dave Laksono. "Infonya begitu," ujarnya.

    Dalam salinan lampiran Surat Presiden RI Nomor: R-25/Pres/06/2021, tanggal 4 Juni 2021 yang diperoleh Tempo, nama Fadjroel ada di urutan ke 19 dari 33 calon Dubes. Ini merupakan Surpres ketiga yang diajukan Presiden Jokowi ke DPR perihal nama calon Dubes.

    Surpres ini mencantumkan daftar baru calon Dubes.

    Sebelumnya ada Surpres pada 19 Februari 2021 yang didalamnya masih ada nama Terawan Agus Putranto sebagai calon Dubes Spanyol. Berikutnya
    Surat nomor R/19/Pres/04/2021 tanggal 29 April 2021 yang dibacakan dalam rapat paripurna DPR Mei lalu. Dalam Surpres teranyar sudah tidak ada lagi nama Terawan.

    Fadjroel Rachman belum merespon soal namanya yang masuk dalam daftar calon Dubes ini. Sementara Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco juga belum bisa mengonfirmasi nama-nama calon Dubes teranyar.

    "Enggak hapal," ujarnya saat dihubungi terpisah. Saat ini DPR RI memberlakukan work from home sehingga sebagian berkas-berkas terdapat di gedung parlemen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.