Menkes Kaji Kemungkinan Vaksin Sinovac - Pfizer untuk Usia Anak dan Remaja

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) berbincang dengan Kepala Puskesmas Jati Ahmad Muhammad (kedua kiri) saat meninjau penanganan COVID-19 di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu, 5 Juni 2021. Dalam kunjungan itu, Menkes meninjau penanganan COVID-19 di sejumlah rumah sakit dan puskesmas di Kudus. ANTARA/Yusuf Nugroho

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) berbincang dengan Kepala Puskesmas Jati Ahmad Muhammad (kedua kiri) saat meninjau penanganan COVID-19 di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu, 5 Juni 2021. Dalam kunjungan itu, Menkes meninjau penanganan COVID-19 di sejumlah rumah sakit dan puskesmas di Kudus. ANTARA/Yusuf Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak-anak dan remaja tak terlepas dari risiko penularan Covid-19. Untuk itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat ini tengah mengkaji kemungkinan pemberian vaksin Covid-19 bagi anak-anak dan remaja.

    "Kami sedang mengkaji vaksin mana yang sudah mendapatkan EUA untuk usia muda. Yang sudah kami amati ada dua, yakni Sinovac yang bisa untuk usia 3-17 kemudian Pfizer, bisa umur 12-17 tahun," ujar Budi dalam konferensi pers, Jumat, 25 Juni 2021.

    Kementerian Kesehatan juga berkoordinasi dengan ITAGI (Indonesia Technical Advisory Group on Immunization) untuk mengkaji kemungkinan pemberian vaksin pada kelompok usia anak dan remaja.

    Per 23 Juni 2021, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat kasus Covid-19 pada anak mencapai angka 12,6 persen atau lebih dari 250 ribu dari total kasus 2.033.421 kasus.

    "Secara kumulatif kasus Covid-19 pada usia anak tertinggi dari kelompok usia 7-12 tahun, diikuti kelompok 16-18 tahun, dan 13-15 tahun," demikian dikutip dari dokumen paparan Satgas Covid-19, Jumat, 25 Juni 2021.

    DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Riau menjadi lima provinsi dengan penyumbang kasus Covid-19 pada anak terbesar. Selain itu kasus Covid-19 anak juga tercatat tinggi di Yogyakarta, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Bali, dan Banten.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.