Kemenkes Sebut Belum Terlambat untuk Menekan Laju Covid-19, Asal..

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Satgas COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan belum terlambat bagi masyarakat untuk berupaya menekan laju penularan COVID-19. Kasus Covid-19 yang melanda Indonesia kembali mengalami kenaikan yang signifikan dengan hadirnya varian delta.

    "Kita belum terlambat untuk terus menekan laju penularan ini, dan kita membatasi pergerakan kita, mengurangi mobilitas, menghindari keramaian, tetap menjaga protokol kesehatan dan testing," ujar Nadia dalam konferensi pers daring, Kamis 24 Juni 2021.

    Kemarin, Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 20.574 orang. DKI Jakarta pun tercatat sebagai wilayah yang menyumbang kasus baru terbanyak, yakni 7.505 kasus. Kemudian disusul dengan Jawa Tengah dengan 4.384 kasus, Jawa Barat dengan 3.053 kasus, Jawa Timur dengan 945 kasus, dan DI Yogyakarta dengan 791 kasus. Adapun, total kasus positif Covid-19 kini mencapai 2.053.995 orang.

    Nadia menjelaskan kenaikan kasus konfirmasi usai Lebaran tersebut dikarenakan adanya peningkatan mobilitas pada saat sebelum pengetatan mudik, pelarangan mudik bahkan sesudahnya, dan ditambah protokol kesehatan yang sudah longgar.

    Oleh karenanya, Nadia mengatakan semakin dini masyarakat mengetahui gejala atau sakit, maka akan lebih cepat terobati.

    "Tentunya bisa mengurangi beban teman-teman di rumah sakit, karena setiap penyakit yang sejak dini kita temukan pasti akan mengurangi tingkat keparahannya," ujar dia.

    Terakhir, dia mengingatkan agar masyarakat segera melaksanakan vaksinasi begitu mendapatkan jadwal vaksin COVID-19, terutama untuk perlindungan kaum rentan seperti para lansia.

    Baca: Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19, Kemenkes akan Ubah IGD Jadi Ruang Perawatan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.