Kasus Penembakan Jurnalis di Simalungun, Polisi Menangkap Terduga Pelaku

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak. ANTARA/HO

    Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak. ANTARA/HO

    TEMPO.CO, Jakarta -Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inspektur Jenderal Panca Putra mengatakan polisi berhasil menangkap pelaku penembakan yang menewaskan seorang jurnalis di Kabupaten Simalungun, Mara Salem Harahap. "Sampai saat ini sudah ada pelaku yang kita amankan," kata Panca Putra, Kamis, 24 Juni 2021.

    Namun Panca tidak menjelaskan secara rinci terkait identitas maupun jumlah pelaku yang sudah diamankan. Dia hanya menyebutkan bahwa kasus tersebut ditangani dengan sangat baik oleh tim gabungan dari Polda Sumatera Utara dan Polres Simalungun. "Sampai saat ini semua tim yang saya bentuk telah bekerja sesuai arahan dan harapan saya," ujarnya.

    Mara Salem Harahap, 42 tahun, ditemukan tewas tidak jauh dari rumahnya, Desa Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sabtu dini hari, 19 Juni 2021. Korban yang juga pemimpin redaksi situs berita LasserNewsToday.com itu diduga tewas setelah ditembak orang tak dikenal saat sedang di dalam mobil. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan bekas luka tembak di bagian kaki kiri korban.

    Kepolisian melalui tim Rumah Sakit Bhayangkara Medan mengotopsi jenazah Marasalem untuk memastikan penyebab kematian Marasalem. Sementara itu sejumlah anggota Polri dari Direktrorat Kriminal Umum Polda Sumatera Utara dan Polres Simalungun melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan tersebut.

    Baca Juga: UNESCO: Tiga Perempat Jurnalis Perempuan Alami Kekerasan Secara Daring


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.