Penyekatan dan Swab di Suramadu Ditiadakan, Bupati Bangkalan: Kami Fokus ke Hulu

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga dari Pulau Madura keluar dari mobilnya saat mengantre masuk ke Surabaya di akses keluar Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Minggu 6 Juni 2021. Petugas gabungan melakukan penyekatan di lokasi itu dan melakukan tes cepat antigen bagi warga dari Pulau Madura yang akan masuk ke Surabaya menyusul adanya peningkatan kasus COVID-19 di Madura. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

    Sejumlah warga dari Pulau Madura keluar dari mobilnya saat mengantre masuk ke Surabaya di akses keluar Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Minggu 6 Juni 2021. Petugas gabungan melakukan penyekatan di lokasi itu dan melakukan tes cepat antigen bagi warga dari Pulau Madura yang akan masuk ke Surabaya menyusul adanya peningkatan kasus COVID-19 di Madura. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Bangkalan - Kegiatan swab antigen dan penyekatan di tol Suramadu resmi ditiadakan. Peniadaan ditandai dengan dibongkarnya pos penyekatan baik di sisi Bangkalan dan Surabaya, Rabu, 23 Juni 2021.

    Bupati Bangkalan Abdul Latif menampik peniadaan itu karena adanya protes masyarakat yang berujung unjuk rasa ke Wali Kota Surabaya beberapa hari lalu. Menurut dia, salah satu pertimbangan peniadaan itu karena saat ini telah diberlakukan PPKM Mikro.

    Penyekatan dan swab antigen akan difokuskan ke 8 kelurahan dan desa di lima kecamatan zona merah Covid-19, yaitu Kecamatan Kota, Arosbaya, Geger, Klampis, dan Burneh.

    "Jadi di Suramadu hanya ada pengecekan SIKM ( surat izin keluar masuk )," kata Abdul Latif, Rabu, 23 Juni 2021.

    ADVERTISEMENT

    Latif menyebut pemberlakuan SIKM sejauh ini efektif. Hingga Selasa, 22 Juni 2021, jumlah pemohon telah mencapai 924 orang, di mana 12 diantaranya reaktif swab antigen.

    Efektifnya SIKM ini juga menjadi pertimbangan lain peniadaan pos penyekatan di Suramadu.

    "Jadi, kami fokus ke hulu, ke wilayah yang menjadi pusat penyebaran Covid-19," ujar dia didampingi Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino dan Dandim 0828 Letkol Kav Ari Setiawan.

    Meski tidak ada penyekatan, Abdul Latif memastikan untuk lokasi karantina Badan Pengembangan Wilayah Suramadu tetap ada. "Karantina BPWS tetap untuk orang tanpa gejala namun reaktif saat tes antigen," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.