Di HUT Kota ke-103, Wali Kota Madiun Percepat Vaksinasi Massal

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Madiun Maidi, saat peringatan HUT Ke-103 Kota Madiun.

    Walikota Madiun Maidi, saat peringatan HUT Ke-103 Kota Madiun.

    INFO NASIONAL – Memperingati HUT yang ke-103, Pemkot Madiun berkomitmen lebih fokus pada penanganan Covid-19 dan mengegas ekonomi. Untuk itu dibutuhkan komitmen bersama seluruh masyarakat memerangi Covid-19 dan memasifkan vaksinasi.

    Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan dalam waktu dekat Pemkot Madiun akan menggelar vaksinasi Covid-19 masal di Kota Madiun. “Menindaklanjuti instruksi Menteri Kesehatan yang berkunjung kemarin, kami akan menggelar pekan vaksinasi masal dalam waktu dekat,” ujarnya usai mengikuti rapat paripurna peringatan Hari Jadi ke-103 Kota Madiun, Minggu, 20 Juni 2021.

    Pekan vaksin Covid-19 itu ditujukan kepada lansia maupun pra lansia untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi di masyarakat. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat Kota Madiun yang sudah tervaksinasi dan mengurangi risiko terinfeksi Covid-19. 

    "Fokus kita adalah rem Covid-19, gas ekonomi. Ekonomi di gas artinya bahwa aktivitas ekonomi berjalan, tapi tidak lepas dari prokes yang sudah kita tentukan. Dan tentunya kami terus masifkan vaksin," kata Maidi. 

    Saat ini, vaksinasi Covid-19 di Kota Madiun masih terus berjalan. Bahkan pada Jumat, 18 Juni 2021 Wali Kota Madiun bekerja sama dengan TNI dan Polri mengadakan vaksinasi massal yang diikuti 1.500 orang. "Bagi warga yang belum terdata bisa mendaftar ke puskesmas, terutama untuk lansia," ujarnya.

    Proses vaksinasi Covid-19 di Madiun sudah mencapai 25 persen dari jumlah penduduk, atau sekitar 200.000 jiwa. Setidaknya, ia menargetkan separuh penduduk Kota Madiun sudah tervaksinasi.

    Orang nomer satu di Pemkot Madiun itu menyebut program vaksinasi massal menjadi bagian percepatan penanganan Covid-19 dan peningkatan ekonomi di Kota Pendekar. Kendati demikian masyarakat tidak boleh lengah dengan penerapan protokol kesehatan.  ‘’Protokol kesehatan tidak boleh ditawar. Kalau semua masyarakat disiplin prokes, maka kegiatan ekonomi juga bisa berjalan,” ujar mantan Sekda Kota Madiun ini.

    Tak kalah penting, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, sekalipun vaksinasi Covid-19 tetap berjalan. Sebab, tidak menutup kemungkinan mereka yang sudah divaksinasi tertular Covid-19. 

    Dia juga mengatakan,penerapan protokol kesehatan juga akan berdampak pada meningkatnya perekonomian. Sebab jika pemerintah disibukkan dengan lonjakan banyaknya pasien Covid-19 maka sektor lain bakal tak tertangani maksimal.“Kepedulian masyarakat terkait disiplin penerapan prokes ini penting. Semakin disiplin, penularan semakin bisa ditekan,” kata Maidi.

    Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra, sependapat dengan Wali Kota Madiun, Maidi agar pemerintah fokus menekan penyebaran Covid-19 dan terus mendongkrak perekonomian di tengah situasi pandemi.  Untuk menggairahkan program vaksinasi massal, dewan akan mendukung melalui persetujuan anggaran dalam APBD. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.