Pemkot Gorontalo Gelar Operasi Katarak Gratis

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Gorontalo, Marten Taha ketika melihat secara dekat baju hazmat yang diserahkan Ace grup untuk digunakan di rumah sakit rujukan Kota Gorontalo, Rumah Sakit Aloei Saboe, Selasa (15/6).
(Foto : Prokopim)

    Walikota Gorontalo, Marten Taha ketika melihat secara dekat baju hazmat yang diserahkan Ace grup untuk digunakan di rumah sakit rujukan Kota Gorontalo, Rumah Sakit Aloei Saboe, Selasa (15/6). (Foto : Prokopim)

    INFO NASIONAL - Pemerintah Kota Gorontalo menggelar bakti social operasi katarak gratis, Jumat 18Juni. Kegiatan yang dilangsungkan di RS Aloei Saboe Kota Gorontalo itu, masih dalam rangkaian peringatan dua tahun kepemimpinan Marten Taha dan Ryan F. Kono sebagaiWalikota dan Wakil Walikota Gorontalo.

    "Dalam rangka memperingati duatahun kepemimpinan saya sebagai walikota dan pak Ryan Kono sebagai Wakil Walikota Gorontalo, maka kami mengadakan bakti sosial (Baksos) berupa operasi katarak tingkat tingkat Kota Gorontalo ," ujar Walikota Marten Taha ketika memberikan sambutan pada kegiatan tersebut. Dalam melaksanakan operasi katarak gratis, Pemkot menggandeng Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) cabang Provinsi Sulawesi Utara.

    "Jadi, dokter-dokter dan perawat yang melakukan operasi ini adalah dokter spesialis dan sudah punya banyak pengalaman," katanya. Operasi katarak gratis ini sebagai bentuk kepedulian sosial Pemkot Gorontalo meningkatkan mutu kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan mata dan upaya membantu masyarakat yang kurang mampu.

    Marten juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan kegiatantersebut. Terutama, kepada Perdami cabang Sulawesi Utara. “Semog aapa yang telah kita laksanakan hari ini mendapatkan ridho dari Allah SWT. Amin," ujarnya.

    Operasi katarak gratis itu diikuti95 warga yang merupakan hasil penjaringan dari 50 kelurahan di Kota Gorontalo. "Rinciannya 52 pasien pria dan 43 pasien wanita. Para pasien ini dinyatakan bias menjalani operasi katarak setelah melalui screaning awal di 10 puskesmas," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Muhammad Kasim.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.