Ajak Warga Taati Prokes, Megawati Cerita 1,5 Tahun Jalani Lockdown di Rumah Saja

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Megawati Soekarnoputri. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

    Megawati Soekarnoputri. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengajak masyarakat Indonesia memperkuat kedisiplinan diri dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang makin meningkat belakangan ini. Megawati mengaku dirinya mendapatkan informasi terjadinya kenaikan angka positif Covid-19 di setidaknya sepuluh provinsi, termasuk Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

    Menurut Megawati, hal itu bisa terjadi karena ada kecenderungan warga yang kurang bersedia menegakkan kedisiplinan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

    "Kalau saya tanya, (alasannya) 'sudah bosan Bu'. Siapa yang tak bosan? Tapi apakah karena kita bosan maka boleh melanggar aturan, yang sebenarnya juga baik dari sisi kesehatan," kata Megawati dikutip keterangan tertulis, Senin, 21 Juni 2021.

    Megawati mengaku telah menjalani lockdown di rumahnya sendiri. Menurut Megawati, anak-anaknya melarang dirinya bepergian dalam 1,5 tahun ini.

    ADVERTISEMENT

    Ketua Umum PDIP ini mengatakan, lantaran tak boleh bepergian itulah ia berbicara melalui webinar. Seperti hari ini, Megawati berpidato di peresmian kompleks rumah adat atau baileo, monumen, dan Jalan Ir. Soekarno di Masohi, Maluku Tengah, secara virtual.

    "Makanya saya webinar terus. Saya sebenarnya ingin ke Masohi, tapi bagaimana lagi? Kan demi menjaga kesehatan," ucapnya.

    Selain tak bisa bepergian, Megawati mengatakan kini juga dilarang mendatangi kantor partai. Menurut dia, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menutup kantor partai demi mengurangi aktivitas.

    Kendati terus berada di rumah, Megawati mengatakan hal itu tak menghalangi produktivitas dirinya. "Tetap bisa produktif. Saya sudah menjalani 103 webinar kegiatan partai," kata politikus berusia 74 tahun ini.

    Selain mengajak berdisiplin, Megawati juga meminta masyarakat memperkuat gotong royong dan rasa kemanusiaan. Sehingga, kata dia, ada tindakan nyata berbagi demi meringankan beban orang lain yang membutuhkan.

    "Mari bergotong royong mengatasi pandemi dan saling mengingatkan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan," ujar Megawati.

    Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat di angka belasan ribu setiap harinya sejak 17 Juni lalu. Hari ini, terjadi penambahan kasus konfirmasi sebanyak 14.536 dan 5.009 kasus aktif.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI

    Baca: Update Covid-19 per 21 Juni 2021: Kasus Tambah 14.536, Total Sudah Menembus 2 Juta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?