Senin Pagi, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,5 Km

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lava pijar berguguran dari puncak Gunung Merapi terlihat di Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Ahad, 25 April 2021. Lava pijar meluncur dengan jarak maksimal 1.600 meter ke arah barat daya dengan status Siaga (level III). ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

    Lava pijar berguguran dari puncak Gunung Merapi terlihat di Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Ahad, 25 April 2021. Lava pijar meluncur dengan jarak maksimal 1.600 meter ke arah barat daya dengan status Siaga (level III). ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

    TEMPO.CO, JakartaGunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 1,5 kilometer (km) ke arah barat daya pada Senin pagi, 21 Juni 2021.

    Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan awan panas guguran itu terjadi pada pukul 06.34 WIB dengan arah angin ke barat daya. "Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 mm dan durasi 113 detik," ujar Hanik. 

    Ia menjelaskan pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, gunung api aktif itu tercatat mengeluarkan enam kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter ke arah barat daya.

    Gunung Merapi juga mengalami 27 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-26 mm selama 19-136 detik, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-7 mm selama 18-20 detik. Lalu 11 kali hybrid/fase dengan amplitudo 3-11 mm selama 6-12 detik, serta tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3 mm selama 25-58 detik.

    Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga. Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

    Saat terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi diperkirakan dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

    Baca juga: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.600 Meter


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.