Kapolda Sumut Tegaskan Akan Usut Kasus Penembakan Jurnalis

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Perempuan Pembunuh. shutterstock.com

    Ilustrasi Perempuan Pembunuh. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolda Sumatera Utara Irjen Panca Putra Simanjuntak menyampaikan dukacita atas meninggalnya seorang jurnalis di Kabupaten Simalungun, Marasalem Harahap (42 tahun). Ia diduga ditembak orang tak dikenal (OTK).

    "Saya beserta Pangdam I/BB dan Kepala BIN Sumatera Utara ikut berdukacita atas kejadian yang dialami teman kita, seorang awak media," ujar Kapolda Panca, mengutip Antara, Ahad, 20 Juni 2021.

    Ia memastikan Polda Sumut akan mengusut tuntas kasus penembakan tersebut dengan membentuk tim gabungan bersama Polres Simalungun.
     
    "Saat ini tim masih bekerja di lapangan untuk mengusut kasus tersebut. Mohon dukungan dan doanya agar kasus ini tuntas," kata Kapolda.

    Sebelumnya, Marasalem Harahap dilaporkan tewas tidak jauh dari rumahnya, di Desa Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, pada Sabtu dini hari, 19 Juni 2021.
     
    Korban diduga tewas setelah ditembak orang tak dikenal saat berada di dalam mobilnya. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan bekas luka tembak pada bagian kaki kiri jurnalis yang merupakan Pemimpin Redaksi LasserNewsToday.com itu. 
     
     
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.