Lapor Covid-19 Buat Petisi Desak Jokowi Segera Lockdown

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) dan Bupati Bogor Ade Yasin (tengah) meninjau vaksinasi massal di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 17 Juni 2021. Presiden meminta Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor untuk rutin menggelar vaksinasi massal di stadion tersebut sebagai upaya pemerintah untuk mempercepat program vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat terutama para pelaku usaha, tokoh agama, dan tenaga pendidik. ANTARA FOTO/Prayoga

    Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) dan Bupati Bogor Ade Yasin (tengah) meninjau vaksinasi massal di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 17 Juni 2021. Presiden meminta Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor untuk rutin menggelar vaksinasi massal di stadion tersebut sebagai upaya pemerintah untuk mempercepat program vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat terutama para pelaku usaha, tokoh agama, dan tenaga pendidik. ANTARA FOTO/Prayoga

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok relawan bantu warga Lapor Covid-19 membuat petisi daring yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera melakukan lockdown. Langkah itu untuk merespons ledakan kasus Covid-19 di Indonesia.

    Petisi yang dibuat pada Jumat, 18 Juni 2021 itu tercatat hingga pukul 20.30 WIB telah ditandatangani oleh lebih dari 850 orang. "Alasan petisi dibuat karena lonjakan kasus dampak tidak adanya pembatasan super ketat pra lebaran hingga sekarang," ujar Co-Founder Lapor Covid-19 Irma Hidayana, saat dihubungi, Jumat, 18 Juni 2021.

    Irma menjelaskan pariwisata yang terus berjalan serta lemahnya pelaksanaan 3T (testing, tracing, dan treatment) di Indonesia memperparah kondisi saat ini. Apalagi, ia menilai, vaksinasi berjalan secara lambat dan tak sesuai dengan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    Seharusnya, Irma menilai, vaksinasi diprioritaskan bagi kelompok rentan dan mereka yang tinggal di daerah tinggi infeksi. "Justru selebgram, YouTuber, dan lain-lain yang masih muda-muda dan sehat malah disuntik vaksin saat belum semua lansia tervaksin," kata Irma.

    ADVERTISEMENT

    Irma mengatakan petisi ini diedarkan secara manual sejak Jumat siang tadi. Petisi berbentuk Google Documents yang dapat diisi dengan wajib mencantumkan nama dan email pribadi.

    Dalam penjelasan petisi itu, disebutkan bahwa mereka melihat pemerintah masih cenderung lambat dalam bergerak untuk mengantisipasi laju penularan Covid-19 yang semakin cepat. Terlebih dengan adanya varian baru Covid-19 yang berasal dari negara lain, salah satunya varian Delta.

    Belakangan, mereka menyebut krisis kesehatan publik yang kondisinya lebih buruk dari apa yang sudah pernah dialami dalam beberapa bulan belakang. Lapor Covid-19 khawatir situasi saat ini akan terus memburuk. "Pada satu sisi, meledaknya jumlah kasus infeksi saat ini disebabkan oleh faktor Varian Delta yang memiliki daya tular lebih tinggi," tulis petisi tersebut.

    Atas dasar itu, isi petisi meminta Presiden Jokowi segera mengambil tindakan tegas. Mereka menyebut Jokowi bertanggung jawab untuk melindungi setiap warga negara Indonesia dari risiko penularan Covid-19. Ada 10 permintaan mereka pada Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.