Neta S Pane, Pengamat Kepolisian yang Populerkan Istilah Taliban di KPK

Ketua Presidium Indonesia police Watch, Neta S. Pane. TEMPO/ Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane meninggal pada Rabu, 16 Juni 2021. Dia meninggal karena Covid-19.

Pria 56 tahun ini lahir di Medan, 18 Agustus 1964. Ia merupakan seorang aktivis dan mantan jurnalis di sejumlah surat kabar, seperti SKH Merdeka, Harian Terbit Jakarta, Koran Aksi Jakarta, dan menjabat Wakil Pemimpin Redaksi Surat Kabar Jakarta pada 2002-2004. Ia kemudian menjadi Ketua Presidium IPW sejak 2004 hingga meninggal pada hari ini.

Semasa hidupnya, Neta dikenal sebagai seorang pengamat kepolisian. Pada Mei 2019, Neta merupakan orang pertama yang mempopulerkan istilah “Polisi Taliban”. Istilah itu muncul di saat Ketua KPK Firli Bahuri yang ketika itu menjabat Deputi Penindakan sedang diperiksa atas dugaan pelanggaran etik.

Dalam siaran persnya pada Mei 2019 lalu, Neta mengomentari surat terbuka dari 50-an penyidik Kepolisian RI yang bertugas di KPK yang mempersoalkan pengangkatan 21 penyelidik menjadi penyidik independen di lembaga tersebut.

Dalam suratnya, Neta menulis terdapat perpecahan di KPK menjadi dua kubu, yakni Polisi India dan Grup Taliban. Polisi India merujuk pada penyidik KPK yang berasal dari institusi Polri. Sedangkan Grup Taliban merujuk pada penyidik Novel Baswedan yang disokong Wadah Pegawai KPK. Kelompok ini, disebut dalam surat itu, juga dianggap militan karena kerap mempersoalkan kebijakan pemimpin.

Setelah itu, terutama di media sosial, muncul pandangan yang mengaitkan Novel dengan kelompok Islam konservatif-hanya karena  berjanggut dan kerap bergamis.

Menanggapi tudingan Neta S Pane, mantan juru bicara KPK Febri Diansyah bolak-balik menegaskan tudingan taliban ini tidak benar. Ia mengatakan isu ini selalu muncul jika KPK sedang menangani perkara besar. Salah satunya, saat lembaga ini menangani kasus Bansos Covid-19. 

Baca juga: KPK Diserang Isu Taliban Lagi di Tengah Pengusutan Kasus Bansos Covid-19






Taliban Kirim Bantuan Gempa Rp 2,4 Miliar ke Turki dan Suriah

6 jam lalu

Taliban Kirim Bantuan Gempa Rp 2,4 Miliar ke Turki dan Suriah

Pemerintahan Afghanistan yang saat ini dikuasai Taliban akan mengirim US$165.000 atau sekitar Rp 2,4 miliar bantuan ke Turki dan Suriah.


Kesulitan Kejar Harun Masiku Cs, KPK Terkendala Strategi Pelaku Ganti Nama

12 jam lalu

Kesulitan Kejar Harun Masiku Cs, KPK Terkendala Strategi Pelaku Ganti Nama

Ketua KPK Firli Bahuri mengakui kesulitan menangkap empat buronan yang salah satunya adalah Harun Masiku.


Saling Lapor Petinggi KPK karena Formula E

18 jam lalu

Saling Lapor Petinggi KPK karena Formula E

Kengototan KPK mengusut kasus Formula E berdampak pada perpecahan antar-petinggi lembaga itu.


Di Depan Jokowi, Firli Sebut Harun Masiku dan 3 Buronan Lain Masih Dikejar

1 hari lalu

Di Depan Jokowi, Firli Sebut Harun Masiku dan 3 Buronan Lain Masih Dikejar

Ketua KPK Firli Bahuri melaporkan upaya penangkapan terhadap Harun Masiku dan tiga buronan kasus korupsi lainnya di depan Presiden Jokowi.


Jokowi Tanggapi Harun Masiku Buron 3 Tahun: Kalau Barangnya Ada, Pasti Ditemukan

1 hari lalu

Jokowi Tanggapi Harun Masiku Buron 3 Tahun: Kalau Barangnya Ada, Pasti Ditemukan

Jokowi memberikan komentar diplomatis soal Harun Masiku, politikus PDI Perjuangan yang sudah jadi buronan KPK selama hampir 3 tahun.


KPK Pastikan Lukas Enembe Sehat dan Mampu Jalani Persidangan

1 hari lalu

KPK Pastikan Lukas Enembe Sehat dan Mampu Jalani Persidangan

KPK menyampaikan hasil pemeriksaan kesehatan Lukas Enembe tersangka dugaan tindak pidana korupsi, sehat dan mampu untuk menjalani persidangan.


Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Formula E Jakarta Masih Berjalan, Ini Kata KPK

1 hari lalu

Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Formula E Jakarta Masih Berjalan, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan masih terus melakukan penyilidikan terkait dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Formula E Jakarta.


Terus Usut Kasus Suap Lukas Enembe, KPK Geledah Kantor Dinas PU Papua

1 hari lalu

Terus Usut Kasus Suap Lukas Enembe, KPK Geledah Kantor Dinas PU Papua

KPK menggeledah kantor DInas PU Papua untuk terus mengusut kasus korupsi Lukas Enembe.


KPK Telisik Dugaan Aliran Duit Nurhadi ke Dito Mahendra

2 hari lalu

KPK Telisik Dugaan Aliran Duit Nurhadi ke Dito Mahendra

Dalam pemeriksaan Dito Mahendra, KPK menelisik tentang dugaan aliran duit dari Nurhadi.


KPK Periksa Dito Mahendra Sebagai Saksi Kasus TPPU Eks Sekretaris MA

2 hari lalu

KPK Periksa Dito Mahendra Sebagai Saksi Kasus TPPU Eks Sekretaris MA

KPK memeriksa Dito Mahendra Saputro sebagai saksi atas Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU oleh Eks Sekertaris Mahkamah Agung, Nurhadi.