Jelang Pensiun, Hadi Tjahjanto Dinilai Masih Sisakan PR Sebagai Panglima TNI

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggelar jumpa pers terkait perkembangan hilangnya kapal selam KRI Nanggala-402 di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Bali, Kamis, 22 April 2021. Kapal selam buatan tahun 1981 tersebut hilang kontak di perairan utara Bali pada Rabu pagi, 21 April kemarin. Johannes P. Christo

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggelar jumpa pers terkait perkembangan hilangnya kapal selam KRI Nanggala-402 di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Bali, Kamis, 22 April 2021. Kapal selam buatan tahun 1981 tersebut hilang kontak di perairan utara Bali pada Rabu pagi, 21 April kemarin. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Imparsial Ghufron Mabruri mengatakan masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang belum diselesaikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Hadi akan memasuki masa pensiun pada November 2021.

    "Reformasi TNI masih menyisakan banyak pekerjaan rumah. Selama periode Hadi Tjahjanto, tidak terlihat ada capaian signifikan," kata Ghufron saat dihubungi, Selasa, 15 Juni 2021.

    Ia mengatakan di era kepemimpinan Hadi, kekerasan yang melibatkan anggota TNI masih terjadi. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah keterlibatan peran TNI dalam konteks keamanan dalam negeri dan ramah sipil semakin meluas.

    "Meskipun hal ini juga menjadi catatan untuk pemerintah dan DPR sebagai institusi sipil karena tidak berjalannya kontrol dan pengawasan yang efektif terhadap TNI," kata Ghufron.

    Dalam konteks relasi TNI dan kekuasaan, Ghufron juga menemukan sejumlah catatan pekerjaan yang muncul di era Hadi Tjahjanto. Yang cukup menonjol, dalam catatan Imparsial, adalah peristiwa di Jakarta saat TNI dikerahkan dan digunakan menjadi instrumen politik.

    "Misalnya, kasus penurunan baliho, spanduk atau plang salah satu ormas keagamaan. Selain itu, hal tersebut juga bukan menjadi tugas TNI," kata Ghufron.

    Panglima TNI Hadi akan pensiun pada November 2021 mendatang. Saat ini, bursa pemilihan calon Panglima TNI baru mulai menyeruak. Dua nama yang banyak disebut, adalah Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono.

    Baca juga: Terpopuler Nasional: Berebut Kursi Panglima TNI dan Peran Hendropriyono


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.