BMKG Prediksi 3 Kota Ini Akan Dilanda Hujan Disertai Petir

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petir terlihat di kawasan pesisir Indramayu, Jawa Barat, Senin, 14 Desember 2020. Badan Meteorologi; Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gelombang disertai hujan dan petir masih akan terjadi di laut Jawa. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

    Petir terlihat di kawasan pesisir Indramayu, Jawa Barat, Senin, 14 Desember 2020. Badan Meteorologi; Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gelombang disertai hujan dan petir masih akan terjadi di laut Jawa. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan disertai petir akan terjadi di tiga kota ini yakni Kota Bengkulu, Kota Jakarta Pusat, dan Kota Banjarmasin.

    Seperti dikutip di laman resmi BMKG, hujan disertai petir berpeluang terjadi di Kota Bengkulu pada malam hari. Sedangkan wilayah Jakarta Pusat, berpotensi menghadapi hujan disertai petir pada dini hari dan Kota Banjarmasin, berpeluang menghadapi hujan disertai petir pada siang hari.

    Hujan dengan intensitas sedang menurut prakiraan BMKG berpotensi turun pada malam hari di Kota Ambon, ibu kota Provinsi Maluku, dan Kota Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

    Sementara Kota Banda Aceh di Provinsi Aceh, Kota Yogyakarta di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Surabaya di Provinsi Jawa Timur, dan Kota Samarinda di Kalimantan Timur menurut prakiraan cuaca BMKG akan berawan tebal.

    ADVERTISEMENT

    Menurut BMKG, suhu di kota-kota besar di Indonesia rata-rata berkisar 23 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan berkisar 60 hingga 100 persen.

    BMKG juga menyampaikan peringatan dini mengenai potensi terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di bagian wilayah Provinsi Bali, Maluku, dan Kalimantan Selatan dari pagi hingga siang.

    Baca: Hujan Deras Semalam, Turap Ambrol Picu Banjir di Perumahan Nerada Estate Ciputat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?