Politikus Demokrat Pertanyakan Sumber Duit Kemenhan Beli 8 Kapal Perang Italia

Reporter

KRI Rigel-933 TNI AL buatan Prancis memasuki perairan Indonesia dari pulau terluar wilayah barat, Sabang, Aceh, 6 Mei 2015. KRI Rigel-933 merupakan kapal bantu Hidro-Oseanografi (OSV 190 SC-W). KRI Rigel 933 dan Spica 934 dibekali dengan kanon PSU Rheinmetall kaliber 20 mm pada haluan, serta dua pucuk SMB (senapan mesin berat) M2HB kaliber 12,7 mm di geladak buritan. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi I DPR RI mempertanyakan anggaran yang digunakan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) untuk memborong delapan kapal perang dari Fincantieri. Anggota Komisi I Syarifuddin Hasan mengaku belum pernah diajak membahas pembelian kapal buatan perusahaan senjata asal Italia ini.

Politikus Partai Demokrat mengatakan pembahasan mengenai seluruh program alutsista baru akan dibahas pekan depan. Anggota Komisi I dari Fraksi Partai Golkar, Dave Laksono, menuturkan hal senada. Ia menyatakan belum pernah ada pembahasan ihwal rencana Kementerian Pertahanan membeli kapal perang dari Italia.

Ia menuturkan semua pembelanjaan butuh pembahasan dengan DPR. "Hanya, bila pinjaman, tidak masuk dalam anggaran Kementerian Pertahanan karena nanti dibayarkan langsung oleh Kementerian Keuangan," ujar Dave dikutip dari Koran Tempo, edisi Sabtu, 12 Juni 2021.

Kementerian Pertahanan terungkap menyepakati pengadaan delapan unit kapal perang Italia melalui kontrak kerja sama dengan Fincantieri, perusahaan Italia yang memproduksi kapal. Rinciannya, akan ada enam kapal perang fregat kelas FREMM, modernisasi, dan dua fregat bekas kelas Maestrale beserta logistiknya. Adanya kesepakatan pembelian kapal perang ini terungkap dari rilis yang diterbitkan oleh Fincantieri.

Menurut anggota Komisi Pertahanan, Bobby Adhityo Rizaldi, Kementerian Pertahanan sempat mempresentasikan tentang adanya keperluan kapal tempur kelas fregat dan akan dibeli pada periode 2020-2024. Pengadaan kapal tempur ini, kata Bobby, untuk melengkapi dua fregat sebelumnya, yaitu KRI RE Martadinata dan KRI I Gusti Ngurah Rai buatan PT PAL bekerja sama dengan Damen, perusahaan asal Belanda.

"Kalau soal akan dipilihnya yang tadi disebut dari Italia, kami di parlemen dibatasi tidak sampai satuan tiga," ujar Bobby.

Satuan tiga adalah dokumen anggaran yang memuat deskripsi program dan rincian alokasi pagu anggaran per program, berdasarkan unit eselon I dan lingkup satuan kerja lingkup kementerian/lembaga negara. Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi 2014, DPR sudah tidak berwenang dalam pembahasan anggaran hingga satuan tiga.

Bobby mengatakan presentasi oleh Kemenhan soal adanya kebutuhan kapal perang dilakukan saat rapat bersama DPR pada Senin dan Rabu pekan lalu. Total belanja alutsista yang diajukan Kementerian untuk belanja pada 2022, kata Bobby, adalah sekitar Rp 125 triliun dengan usul tambahan Rp 37 triliun. Sehingga totalnya menjadi Rp 162 triliun.

Bobby mengatakan dalam rapat itu tidak ada angka persis untuk pembelian kapal perang. "Per item tidak ada, karena itu satuan tiga," katanya.

Tempo berupaya meminta konfirmasi kepada Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan Mayor Jenderal Rodon Pedrason dan juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak atas pembelian delapan kapal perang asal Italia tersebut, namun belum ada balasan.

Baca juga: Indonesia Borong 8 Kapal Perang Italia dari Fincantieri

DEWI NURITA | KORAN TEMPO






Profil Ferry Mursyidan Baldan, Mantan Menteri Agraria yang Meninggal Dunia Siang Ini

1 jam lalu

Profil Ferry Mursyidan Baldan, Mantan Menteri Agraria yang Meninggal Dunia Siang Ini

Ferry Mursyidan Baldan sempat menjabat sejumlah jabatan politik. Dari Ketua Umum PB HMI hingga Menteri ATR.


Uji Kelayakan Calon Panglima TNI Digelar Siang Ini, DPR Bakal Dalami Isu Alutsista hingga Papua

7 jam lalu

Uji Kelayakan Calon Panglima TNI Digelar Siang Ini, DPR Bakal Dalami Isu Alutsista hingga Papua

Komisi I DPR bakal menggelar uji kepatutan dan kelayakan alias fit and proper test terhadap calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono pukul 13.30


Gandeng Spanyol, MBS Ingin Arab Saudi Punya Armada Laut Tangguh

9 jam lalu

Gandeng Spanyol, MBS Ingin Arab Saudi Punya Armada Laut Tangguh

Arab Saudi menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan Navantia Spanyol untuk membangun kapal tempur multi-misi untuk Angkatan Laut Saudi.


Charta Politika: Ganjar Pranowo Unggul dalam Survei Elektabilitas

2 hari lalu

Charta Politika: Ganjar Pranowo Unggul dalam Survei Elektabilitas

Hasil survei terbaru Charta Politika menyebutkan bahwa Ganjar Pranowo unggul sisi elektabilitas calon presiden dengan angka 32,6 persen.


Terima Brevet dari Yudo Sebelum Umumkan Calon Panglima TNI, Puan: RI Perlu Banyak Kapal Perang

3 hari lalu

Terima Brevet dari Yudo Sebelum Umumkan Calon Panglima TNI, Puan: RI Perlu Banyak Kapal Perang

Ketua DPR Puan Maharani menerima tanda warga kehormatan, Brevet Hiu Kencana, dari KSAL Laksamana Yudo Margono sebelum umumkan calon Panglima TNI


9 Pernyataan Bola Liar Jokowi Soal Capres 2024, Terakhir Soal Rambut Putih dan Kerut Wajah

3 hari lalu

9 Pernyataan Bola Liar Jokowi Soal Capres 2024, Terakhir Soal Rambut Putih dan Kerut Wajah

Menjelang Pilpres 2024 situasi politik mulai memanas. Presiden Jokowi setidaknya melalui 8 pernyataannya dianggap endorse kepada pihak tertentu.


Survei SMRC: Ganjar Pranowo Terus Ungguli Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, Pilpres 2024 Berpotensi 2 Putaran

5 hari lalu

Survei SMRC: Ganjar Pranowo Terus Ungguli Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, Pilpres 2024 Berpotensi 2 Putaran

Hasil survei terbaru SMRC menunjukkan Ganjar Pranowo kembali mengungguli Prabowo Subianto dan Anies Baswedan jika Pilpres 2024 dilakukan saat ini.


Menhan Prabowo: Setiap Kabupaten/Kota Minimal Ada Satu Batalion Komponen Cadangan

5 hari lalu

Menhan Prabowo: Setiap Kabupaten/Kota Minimal Ada Satu Batalion Komponen Cadangan

Prabowo Subianto mengatakan komponen cadangan penting bagi pertahanan negara. Hal ini untuk menjaga dari ancaman serangan asing.


Perang Pecah di Laut Hitam, Drone Ukraina Versus Armada Kapal Rusia

17 hari lalu

Perang Pecah di Laut Hitam, Drone Ukraina Versus Armada Kapal Rusia

Perang Rusia di Ukraina kembali membuat sejarah baru saat pasukan Ukraina melepaskan serangan drone udara dan laut atas Armada Laut Hitam Rusia.


Yenny Wahid Sebut Banyak Persamaan dan Pengalaman dengan Ganjar

17 hari lalu

Yenny Wahid Sebut Banyak Persamaan dan Pengalaman dengan Ganjar

Yenny Wahid mengatakan tidak berbicara politik saat bertemu Ganjar pada persemian Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo,