Selain Universitas Pertahanan, Megawati Dapat Honoris Causa dari 9 Kampus Ini

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri berdiri di depan patung Bung Karno usai diresmikan di halaman Gedung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Jakarta, Kamis 20 Mei 2021. Patung Bung Karno yang ukurannya mencapai empat meter itu diresmikan Megawati Soekarnoputri bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Lemhanas. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri berdiri di depan patung Bung Karno usai diresmikan di halaman Gedung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Jakarta, Kamis 20 Mei 2021. Patung Bung Karno yang ukurannya mencapai empat meter itu diresmikan Megawati Soekarnoputri bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Lemhanas. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Megawati Soekarnoputri dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan atau Guru Besar Tidak Tetap Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik Universitas Pertahanan, Jumat, 11 Juni 2021.

    Ia hampir menangis ketika menyebut keluarga dan partainya. “Keluarga saya, anak, cucu saya semua. Teman-teman saya, sahabat saya terutama anak-anak partai PDI Perjuangan, yang selalu mendukung saya, terima kasih,” ucapnya saat pengukuhan.

    Dalam orasinya, Mega juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarin serta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto atas gelar profesor kehormatan. “Akhirnya dalam kesempatan berharga ini saya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran tadi Pak Nadiem Makarim, lalu Mas Bowo,” kata dia.

    Mega mengatakan sebenarnya sudah banyak kampus yang akan memberikan gelar Honoris Causa kepada dirinya. Namun, karena pandemi, rencana ini tertunda. Dalam catatan Tempo, setidaknya ada sembilan kampus yang sudah memberikan gelar tersebut kepada Mega. Berikut daftarnya:

    1. Universitas Waseda Tokyo

    Gelar doktor kehormatan pertama diterima Mega dari Universitas Waseda Tokyo, Jepang pada September 2001. Saat itu, Mega sebagai Presiden RI memperoleh DR HC bidang hukum.

    2. Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Rusia

    Mega memperoleh gelar doktor kehormatan dari Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Rusia. Gelar kedua diterimanya pada pada 22 April 2003.

    3. Korea Maritime and Ocean University, Korea Selatan

    Pada 19 Oktober 2015, gelar doktor ketiga untuk Mega diterima dari Korea Maritime and Ocean University , Busan, Korea Selatan. Universitas ini menganugerahi Mega gelar doktor kehormatan di bidang politik.

    4. Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung

    Pada 25 Mei 2016, Mega menerima gelar doktor kehormatan bidang politik dan pemerintahan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Rektor Universitas Padjadjaran kala itu, Tri Hanggono Achmad, sempat menemui langsung Mega Soekarnoputri di rumahnya pada Februari 2016 sebelum dilakukan penganugerahan gelar doktor honoris causa.

    Alasannya, Mega tak menanggapi surat yang dilayangkan Unpad ihwal rencana pemberian gelar itu.  Menurut Tri, Unpad telah memberikan pendekatan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) kepada Mega hingga memenuhi syarat pemberian gelar doktor kehormatan.

    5. Universitas Negeri Padang (UNP)

    Tak lama setelah menerima honoris causa dari Unpad, Mega kembali menerima gelar yang sama dari Universitas Negeri Padang (UNP). Penghargaan diberikan pada 27 September 2017. Mega dianugerahi gelar doktor kehormatan bidang pendidikan politik kala itu.

    6. Mokpo National University, Korea Selatan

    Selanjutnya pada 16 November 2017, Mega menerima gelar doktor kehormatan dari Mokpo National University, Korea Selatan. Universitas yang didirikan pada 1946 itu memberikan gelar doktor kehormatan bidang demokrasi ekonomi bagi tokoh perempuan yang memimpin Indonesia selama periode 23 Juli 2001 sampai 20 Oktober 2004.

    7. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

    Pada 8 Maret 2018, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) juga memberikan gelar doktor kehormatan bidang politik dan pemerintahan untuk Mega. Gelar kehormatan diberikan bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional.

    IPDN beralasan gelar diberikan sebagai pengakuan kenegarawanan Mega. Mega dianggap sebagai tokoh yang berpengetahuan luas soal politik dan pemerintahan. Ia juga dinilai konsisten menegakkan demokrasi.

    8. Fujian Normal University (FNU) Cina

    Pada 5 November 2018, Fujian Normal University (FNU) Cina menganugerahkan gelar doktor kehormatan untuk Mega. Perguruan tinggi yang sudah berusia lebih dari seabad itu menganugerahi Mega dengan gelar doktor kehormatan bidang diplomasi ekonomi.

    Mega sempat mengungkapkan makna gelar doktor kehormatan dalam bidang Diplomasi Ekonomi yang dia terima. Mega menganggap, gelar doktor itu merupakan pesan moral untuk dirinya.

    "Sebuah pesan untuk melengkapi tugas sejarah para pendiri bangsa kita. Ini menjadi tugas sejarah yang harus kita selesaikan," kata Mega dalam pidatonya di FNU, Cina, 2018 lalu.

    Mega menuturkan, melengkapi tugas sejarah para pendiri bangsa maksudnya adalah terus mengelaborasi gagasan para tokoh itu. Setelah itu, elaborasi gagasan tersebut harus dilaksanakan dalam diplomasi kebebasan ekonomi menuju tatanan dunia baru.

    9. Universitas Soka di Tokyo

    Pada 8 Januari 2019, Megawati memperoleh gelar doktor honoris causa untuk yang kesembilan kalinya. Soka University Tokyo akan menganugerahkan gelar doktor honoris causa bidang kemanusiaan. Gelar ini disebut-sebut direkomendasikan langsung oleh Presiden Soka Daisaku Ikeda. Mega dianggap sebagai tokoh perempuan yang berpengaruh di bidang politik di tengah dominasi kepempimpinan laki-laki.

    Baca juga: Mega Sebut Masih Ada Kampus Antre Berikan Gelar Doktor Honoris Causa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.