Kemenkominfo Evaluasi Program Kota Pintar Medan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution (tengah berdiri) bersama pemukul Gordang Sambilan usai peluncuran Kesawan City Walk di Medan, Ahad (28/3/2021). ANTARA/Said

    Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution (tengah berdiri) bersama pemukul Gordang Sambilan usai peluncuran Kesawan City Walk di Medan, Ahad (28/3/2021). ANTARA/Said

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengevaluasi berbagai program menuju smart city atau kota pintar yang diperoleh Kota Medan, Sumatera Utara, selama kurun waktu 2018-2020.

    "Peninjauan ini untuk memberikan bimbingan, evaluasi program kota pintar, dan melakukan pemeriksaan hasil evaluasi," terang Pembimbing Teknis tim Kemenkominfo, Rini Rachmawati secara virtual di Kantor Wali Kota Medan, Kamis, 10 Juni 2021.

    Dia mengungkapkan telah bertemu dengan Plt Asisten Pemerintahan Sosial Kota Medan Khairul Syahnan didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Zain Noval.

    Rini melanjutkan akan melakukan peninjauan lapangan di ibu kota Provinsi Sumatera Utara selama dua hari ke depan dengan memberikan bimbingan teknis.

    ADVERTISEMENT

    "Kami juga mengevaluasi pelaksanaan smart city, manajemen risiko, wawancara penanggungjawab masing-masing program kota pintar dengan para responden yang dihadirkan," terang Rini di program bertajuk Gerakan Menuju 100 Smart City.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Zain Noval melaporkan sejak 2018 Kota Medan telah menjadi salah satu dari 50 kota terpilih untuk dinilai sebagai smart city.

    Ia menerangkan berbagai program dalam mendukung terwujudnya kota pintar kini telah dilaksanakan, di antaranya layanan pencatatan administrasi kependudukan secara daring dengan aplikasi SIBISA.

    "Perizinan dan penanaman modal dengan splikasi si CANTIK Cloud, pembayaran pajak dan retribusi daerah dengan aplikasi SIMP4D, dan pembayaran retribusi parkir tanpa uang tunai dengan e-parking," kata Zain.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...