Bayar Pajak hingga Tiket Tempat Wisata di Kediri Kini Bisa Nontunai

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • INFO NASIONAL - Percepatan dan perluasan digitalisasi daerah benar-benar diterapkan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Kabupaten Kediri meresmikan pemberlakuan tiket distribusi pariwisata dan pembayaran pajak menggunakan platform Qris. Inovasi ini sebagai bagian untuk mewujudkan upaya percepatan digitalisasi pembayaran, khususnya pembayaran non tunai di sektor pariwisata.

    Menurut Mas Bup, sapaan akrabnya, transformasi digital melalui implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) ini diperuntukkan kepada masyarakat sebagai wajib pajak dan penikmat wisata. Digitalisasi pembayaran pajak daerah dan tiket wisata non tunai ini  didukung Bank Indonesia dan Bank Jatim dengan cara pembayaran melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standart) dan virtual account.

    Mas Bup juga mewanti-wanti jangan sampai sistem pembayaran QRIS ini hanya menjadi pajangan di meja atau konter loket dan kasir. Namun, wajib digunakan oleh petugas dan wisatawan.

     
     
    Pada tahap awal ini ada lima jenis pajak daerah yang bisa dibayarkan dengan QRIS dan virtual account, meliputi pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak parkir dan BPHTB. Dengan menggunakan smartphone, masyarakat dimudahkan dalam melakukan pembayaran pajak dan pembayaran tiket wisata tanpa uang tunai.
     
    Cukup dengan aplikasi uang elektronik, dompet elektronik atau mobile banking. Selanjutnya kedepan semua jenis pajak dan retribusi daerah akan berproses untuk dilakukan pembayaran nontunai.
     
    “Karena kemarin kita sudah menandatangani TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah), maka ini bagian dari komitmen kami untuk mempercepat digitalisasi daerah. Walaupun fakta di lapangan tidak bisa dipungkiri terkadang masyarakat masih memilih jalur-jalur konvensional. Tapi paling tidak pemerintah sudah menyiapkan infrastrukturnya. Sepuluh tahun mendatang ini bukanlah hal yang asing di Kabupaten Kediri,” ujar Mas Bup.
     
    Mas Bup menambahkan, sosialisasi pembayaran nontunai akan dilakukan oleh instansi terkait, yaitu Bapenda serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri. Rencana kedepan, digitalisasi ini akan dilaksanakan di seluruh sektor pelayanan masyarakat. Untuk sosialisasi, Dhito menyebut akan dilakukan sepenuhnya oleh Dinas Pariwisata (Dispar) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapeda).(*)
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.