Polri Sebut 10 Terduga Teroris di Papua Berniat Serang Gereja dan Mapolres

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel Densus 88 Anti Teror membawa terduga teroris ke dalam bus di Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 18 Maret 2021. Sebanyak 22 orang terduga teroris dipindahkan dari Rumah Tahanan Polda Jawa Timur ke Jakarta. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

    Personel Densus 88 Anti Teror membawa terduga teroris ke dalam bus di Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 18 Maret 2021. Sebanyak 22 orang terduga teroris dipindahkan dari Rumah Tahanan Polda Jawa Timur ke Jakarta. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta - Mabes Polri menyebut 10 terduga teroris yang ditangkap di Merauke, Papua, telah mengincar tiga tempat sebagai sasaran beraksi.

    "Mereka merencanakan aksi teror di gereja, Markas Kepolisian Resor Merauke, serta Satuan Lalu Lintas di Polres," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono di kantornya, Jakarta Selatan, pada Senin, 31 Mei 2021.

    Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri meringkus 10 orang terduga teroris di Merauke, Papua. Mereka pun telah ditahan sejak 28 Mei.

    Saat penggeledan, Densus 88 menyita sejumlah barang bukti antara lain senapan angin, senjata tajam, peralatan panah dan beberapa cairan kimia yang kini masih didalami oleh penyidik.

    Lebih lanjut, Argo mengatakan, 10 terduga teroris itu telah mengambil sumpah setia atau berbaiat ke ISIS (Islamic State of Iraq and Suriah).

    "Tentunya dengan adanya hal tersebut dari penyidik Densus 88 saat ini sedang intensif memeriksa," kata Argo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.