Komnas HAM Agendakan Periksa 6 Pengurus WP KPK Hari Ini

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menerima berkas pengaduan dari perwakilan pegawai KPK beserta Penyidik Senior KPK Novel Baswedan saat pengaduan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin, 24 Mei 2021. Perwakilan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) didampingin beberapa lembaga hukum melakukan pengaduan terkait dugaan pelanggaran HAM pada asesmen TWK. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menerima berkas pengaduan dari perwakilan pegawai KPK beserta Penyidik Senior KPK Novel Baswedan saat pengaduan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin, 24 Mei 2021. Perwakilan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) didampingin beberapa lembaga hukum melakukan pengaduan terkait dugaan pelanggaran HAM pada asesmen TWK. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) kembali melanjutkan pemeriksaan terhadap sejumlah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ihwal pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK). 

    "Komnas HAM berharap dapat memeriksa enam orang, termasuk pengurus Wadah Pegawai KPK. Pemeriksaan akan dimulai pukul 10.00 WIB," ucap Komisioner Komnas HAM Choirul Anam melalui pesan teks pada Senin, 31 Mei 2021.

    Anam mengatakan pemeriksaan bertujuan menggali karakteristik dan dinamika pola kerja dan hubungannya dengan TWK. Komnas HAM, kata Anam, ingin melihat masalah TWK ini dari berbagai sisi, di antaranya soal problem hukum, problem pada saat pelaksanaan tes, dan konteks peristiwa.

    Puluhan pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan mengadu ke Komnas HAM pada 24 Mei 2021. Dalam aduannya tersebut, mereka melampirkan laporan yang berisikan delapan hal yang dinilai sebagai bentuk dugaan pelanggaran HAM.

    Baca juga: Alasan Pimpinan KPK Pilih Hari Pelantikan 1 Juni: Simbol Pegawai KPK Pancasilais 

    ANDITA RAHMA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.