Partai Raih 10 Persen, Ryaas Maju Jadi Capres

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, BANDUNG:--Ketua Umum Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Ryaas Rasyid menyatakan akan maju menjadi calon presiden jika perolehan suara partainya, mencapai 10 persen. "Saya akan maju," ujar Ryaas Rasyid saat pertemuan caleg dan pengurus partai PDK Jawa Barat diBandung Jawa Barat. Minggu (16/11).

    Ia menyatakan, dirinya tidak mau terbawa arus partai lain yang sudah mendeklarasikan calon presidenya."Yang mendeklarasikan itu, partai yang tidak punya figur dan PDK partai yang bukan tergantung pada figur seseorang tapi pada sistem," ungkapnya.

    Ryaas menegaskan, partainya masih berkonsentrasi untuk meraih suara dalam pemilihan umum legeslatif yang akan datang dengan target minimalnya 2,5 persen agar lolos electoral treshold ."Makanya mesin partai mulai dirahkan ke wilayah indonesia barat, selain indonesia timur yang yang menjadi lumbung suara," akunya.

    Menurut Ryass, beberapa wilayah di Indonesia Timur diyakininya akan tetap menyumbangkan suara pada partai, terutama wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Papua."Di beberapa kabupaten kota wilayah ini raihan suranya bisa bertenger diposisi satu atau dua," ujarnya.

    Sementara itu, Ketua DPD Jawa Barat, Darmawan Suryatmaja, menyatakan jika posisi partainya bisa meraih 10 persen suara pada Pemilu Legeslatif ia akan mendesak presiden partai untuk mencalonkan diri."Beliau punya kemampuan terutama soal otonomi daerah, paling tidak beliau bisa menjadi cawapres," ujarnya.

    Ia menyatakan, pada pemilu 2004 lalu, partai PDK tidak meraih satupun kursi di legeslatif dari daerah Jawa Barat. Namun, lanjutnya, jumlah suara yang dicapai dari daerah Jawa Barat mencapai 220 ribu dengan urutan raihan suara secara nasional ke 11..

    Alwan Ridha Ramdani


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.