Wahid Ngotot Ingin Jadi Calon Presiden  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Mantan Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid, atau lebih dikenal sebagai Gus Dur, tetap berkeras ingin menjadi calon presiden pada Pemilu 2009 kendati pun didesak banyak pihak supaya tidak mencalonkan diri lagi.

    "Saya ini ceritanya dihalangi untuk maju sebagai capres oleh Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dan Wakil Presiden JK (Jusuf Kalla) dan juga oleh semua parpol kecuali PKB (Partai Kebangkitan Bangsa).

    "Biar saja mereka menjegal saya, tidak apa-apa. Saya malah gembira. Kita lihat saja nanti," kata Gus Dur di Jakarta Timur, Sabtu (15/11), seperti yang dikutip kantor berita Bernama.

    Wahid mengaku saban kali mengadakan dialog dengan masyarakat, baik secara lisan maupun lewat telepon, ia merasa dirinya didukung masyarakat dan ia pun yakin menang.

    "Saya yakin saya menang," ujarnya, sembari menambahkan hingga saat ada 14 kandidat presiden yang meminta dukungannya pada pemilihan umum mendatang. "Saya katakan kepada mereka, saya akan dukung kalau nanti saya tidak 'nyalon' (mencalonkan diri)."

    Bobby Chandra


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.