Mendagri Minta Kepala Daerah Larang Buka Bersama dan Open House

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keluarga berbuka puasa Ramadan bersama di dalam rumah mereka di tengah wabah Virus Corona di Jakarta. TEMPO/Subekti.

    Ilustrasi keluarga berbuka puasa Ramadan bersama di dalam rumah mereka di tengah wabah Virus Corona di Jakarta. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavia melarang kepala daerah menggelar buka bersama dan open house pada Ramadan dan Idul Fitri tahun 2021. Larangan tersebut disiarkan melalui Surat Edaran Mendagri Nomor 800/2784/SJ tentang pelarangan menggelar buka puasa bersama pada Ramadan dan kegiatan open house atau halal bihalal pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021.

    Dalam suratnya, Tito menyinggung mengenai meningkatnya kasus penularan Covid-19 setelah perayaan Idul Fitri, serta libur panjang Natal dan Tahun 2020. "Perlu dilakukan antisipasi pelaksanaan kegiatan selama bulan Ramadan 1442 H dan menjelang perayaan, saat, dan pascaHari Raya Idul Fitri 1442 H/2021," kata Tito dalam surat tersebut yang dikutip, Selasa, 4 Mei 2021.

    Karena itu, Tito Karnavian meminta Gubernur, Bupati, Wali Kota untuk melarang kegiatan buka puasa bersama yang melebihi dari jumlah keluarga inti ditambah 5 orang. Dia juga meminta para kepala daerah memberi instruksi kepada pegawainya untuk tidak menggelar open hous atau halal bi halal pada Idul Fitri 2021.

    “Menginstruksikan kepada seluruh pejabat/ASN di daerah untuk tidak melakukan open house/halal bihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/tahun 2021," kata Tito dalam suratnya.

    Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Beri Sanksi Bagi Pelanggar Mudik LebaranMenda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H